*Penempatan Pejabat SOPD Baru

*Penempatan Pejabat SOPD Baru

  Senin, 24 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

Tak Ada ‘Dendam Politik’

KETAPANG – Setelah Peraturan Daerah (Perda) Struktur Organisasi Pemerintah Daerah (SOPD) mendapat persetujuan DPRD, pengisian pejabat eselon II nantinya akan menggunakan open bidding. Selain lelang jabatan untuk eselon II, Bupati Ketapang Martin Rantan SH memastikan dalam pengisian jabatan nantinya sedikit pun tak ada dendam politik ketika Pilkada Ketapang yang lalu. Pilkada sudah berlalu, sehingga Bupati menegaskan jika sudah saatnya merealisasikan visi dan misi Bupati/Wakil Bupati Ketapang 2016-2021.

"Masalah pilihan hak politik seseorang dan hak politik itu tak boleh dikebiri. Saya tak marah dengan  orang yang tak milih saya jadi Bupati," janji Bupati ketika memimpin Rapat Evalusi Kinerja SKPD di Pendopo Rumah Dinas Jabatan Bupati, Jumat (21/10) lalu. Mantan anggota DPRD Provinsi Kalbar ini menyebutkan jika dirinya mengetahui betul tentang politik. Disebutkan dia jika separuh perjalanan hidupnya dihabiskan untuk berpolitik. Sementara di sisi lain, bagi PNS yang dengan sengaja dan nyata- nyata berkampanye atau memusuhi tim sukses pasangan dia bersama Drs Suprapto S pada Pilkada lalu, akan tetap diberikan pembelajaran. Pemberian pembelajaran itu, dijelaskan dia, supaya jadi pengalaman dan pembelajaran baginya. Apalagi, dia juga mengungkit bagaimana dalam undang-undang dan peraturan pemerintah secara tegas melarang PNS ikut dalam politik praktis.

"Politik waktu itu habis waktu Pilkada 9 September  2015 saja, setelah dilantik jadi Bupati dan Wakil Bupati  selesailah dan bergabung naik dalam satu perahu menuju visi misi yakni maju menuju masyarakat sejahtera, tak boleh  ada yang tertinggal," ucapnya.

Dia mengibaratkan, jika tak memperbolehkan naik ‘perahu,’ bukan sikap seorang pemimpin. Sekiranya melarang naik ‘perahu’ membangun Ketapang, malah itu dia menyebutnya zalim. Karena itu, ia mengingatkan untuk tidak perlu khawatir.

Dalam hal penempatan jabatan bagi pengisian SOPD, Martin didampingi Wakil Bupati Suprapto dan Sekretaris Daerah Drs HM Mansur MSi, mempercayakan kepada Tim Baperjakat. "Dapurnya ada di Baperjakat. Saya garis bawahi tak ada dendam politik. Semua penilaian berbasis kinerja," ujarnya.

Oleh karena itu, dalam penempatan SOPD baru, menurut dia, anak bangsa harus punya keberanian. Ia meminta dalam penempatan tersebut untuk diperhatikan knowladge atau ilmu pengetahuan yang dimiliki. Misalnya, disebutkan dia, pengetahuan komputerisasi. Selain itu, dia menambahkan, skill atau keahlian, yakni keahlian yang dimiliki ASN harus benar-benar dimanfaatkan  untuk tujuan baik. Karena itulah, diingatkan dia juga agar Tim Baperjakat perlu lebih berhati-hatian. Dia menyarankan agar jangan membeli kucing dalam karung. Pasalnya, dia menambahkan, salah pilih akan fatal akibatnya bagi Kabupaten Ketapang ke depan. "Yang terakhir diperlukan etika kepribadian yang baik sebagai manusia yang punya harkat martabat," paparnya. (Ser)

Berita Terkait