Penembakan Diduga Dilakukan TPN-OPM

Penembakan Diduga Dilakukan TPN-OPM

  Selasa, 29 December 2015 09:52
GUGUR: Sejumlah anggota Polri saat menurunkan peti jenazah anggota Polsek Sinak yang tiba di RS Bhayangkara Polda Papua, Senin (28/12). Tiga anggota Polsek Sinak gugur tertembak saat Mapolsek Sinak diserang orang tak dikenal, Minggu (27/12). NUR SAID / CENDRAWASIH POS

Berita Terkait

JAKARTA - Penyerangan terhadap Polsek Sinak yang mengakibatkan tewasnya tiga anggota kepolisian ditanggapi cepat Mabes Polri. Kemarin (28/12), kekuatan bantuan dari Mabes bersama Polda Papua dikerahkan untuk menangkap pelaku aksi bar-bar tersebut.

 
"Kalau tim pengejaran sudah di sana, kalau yang investigasi sudah diberangkatkan ke Papua," kata Wakil Kapolri, Komisaris Jenderal (Komjen) Budi Gunawan usai memberikan penghargaan kepada Kontingen Garuda Polri di Mabes Polri, Jakarta, kemarin (28/12).Hingga kemarin, pihak kepolisian belum mengetahui motif dibalik Penembakan tersebut. Apakah murni aksi kriminal biasa, ataupun aksi separatis yang berkaitan dengan kepentingan politik.

Namun, Polri menduga, aksi tersebut dilakukan oleh kelompok Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM). "Pernah ada indikasi yang sama di 2013 waktu itu (korban red) dari pihak TNI maupun masyarakat sipil," kata pria yang akrab disapa BG tersebut.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Mulyono sudah menginstruksikan jajarannya di wilayah Papua untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab, bukan tidak mungkin, aksi serupa akan kembali terjadi.Ini pos resmi, itupun diserang, tidak menutup kemungkinan (menyerang) satuan lain," ujarnya sebelum membuka Rapim TNI AD di Mabes AD, Jakarta Pusat kemarin (28/12).

Sebab di wilayah tersebut, bersemayam kelompok-kelompok yang berseberangan dengan pemerintah Indonesia. Untuk itu, pihaknya juga sudah meminta Intelejen TNI untuk melakukan pendeteksian dini.

Keamanan Jokowi

Hingga tadi malam, kasus penyerangan di Papua belum mengubah niat Presiden Jokowi untuk merayakan tahun baru di Papua. Terkait hal tersebut, Komjen BG menegaskan pihaknya sudah menyiapkan pengamanan untuk melindungi orang nomor satu di Indonesia tersebut.

"Sementara untuk setting kedudukan pasukan pengamanan sudah cukup, di empat lokasi yang beliau (jokowi) kunjungi," tuturnya. Selain itu langkah-langkah antisipasi dengan menambah kekuatan juga sudah dilakukan Polri. (far)

Berita Terkait