Penalti Menunggu Hamilton di Spa

Penalti Menunggu Hamilton di Spa

  Kamis, 25 Agustus 2016 09:30
BALAPAN: Lewis Hamilton saat balapan di Hungaroring (24/7) Budapest, Hungaria. Charles Coates/Getty Images Europe

Berita Terkait

STAVELOT-- Hari yang dikhawatirkan juara bertahan Formula 1 Lewis Hamilton  datang akhir pekan ini. Tim Mercedes memberi sinyal bahwa GP Belgia adalah momen tepat bagi pembalap Inggris itu untuk mengganti suku cadang mesin yang sudah melewati batas maksimal penggunaan. Konsekuensinya, dia harus menghadapi penalti.

Sampai seri ke 12 jelang liburan musim panas, Hamilton sudah menggunakan cadangan mesin turbo dan MGU-H yang kelima. Itu adalah jumlah maksimal yang diperbolehkan digunakan dalam semusim. Lebih dari lima penalti sudah menanti. 

Mengganti satu suku cadang utama mesin akan berakibat pada penalti mundur 10 posisi di grid start. Untuk pergantian kedua akan dikenai lima posisi. Jadi isunya saat ini, apakah Mercedes akan langsung mengganti dua suku cadang itu sekaligus atau mencicil di balapan lain. Karena dengan mengganti semua suku cadang sekaligus posisi Hamilton tetap saja akan berada di belakang.

Sejak jauh-jauh hari juara dunia F1 tiga musim tersebut sudah bersiap menghadapi konsekuensi tersebut. Untuk itu, bersama timnya, pembalap kelahiran Stevenage itu telah merancang strategi agar kerugian akibat mundur posisi start tidak terlalu memengaruhi hasil akhir balapan.

Bos Mercedes Toto Wolff sebelum jedah musim panas telah menyebutkan, dua balapan yang paling mungkin bagi Hamilton untuk mendapat suku cadang baru adalah di Belgia atau Italia. Karena hanya di dua sirkuit tersebut pembalap lebih mudah melakukan overtaking. Di luar dua sirkuit itu, situasinya lebih berisiko.

Hamilton mengaku membutuhkan selisih poin setara satu kemenangan (25) dari rivalnya Nico Rosberg untuk memberinya rasa aman jika terkena penalti di grid akibat mengganti suku cadang utama. Nah, saat ini selisih di antara mereka masih 19 poin. ''Apakah saya merasa leading saat ini? Tidak, karena aku belum berada satu kemenangan di depan,'' ucapnya dilansir Grand Prix Times.

Keputusan untuk memasok suku cadang baru tersebut diyakini juga akan memengaruhi program upgrade mesin Mercedes di sisa musim 2016. Karena sejauh ini tim pabrikan Jerman itu baru memanfaatkan dua token pengembangan mesin. Akan sangat logis jika Mercedes memberikan suku cadang yang sudah di-upgrade andai situasinya memungkinkan. 

Jika rencana tersebut sudah dipikirkan Mercedes artinya akhir pekan ini mereka sudah menyiapkan upgrade tersebut. ''Kita akan lihat, selambat-lambatnya Kamis nanti (25/8),'' ucap seorang sumber Mercedes kepada Motorsport. (cak/ady)

Berita Terkait