Pemprov Tak Bantu CGM Singkawang , Anggaran Capai Rp5 Miliar

Pemprov Tak Bantu CGM Singkawang , Anggaran Capai Rp5 Miliar

  Sabtu, 30 January 2016 09:41
BERKELUARAN: Menjelang Imlek sejumlah pedagang menjual aneka pernik Imlek, mulai dari lampion, koin, angpao dan sejumlah replika untuk tahun bersangkutan. Kebanyakan disaput warna emas dan merah. SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINGKAWANG- Lantaran terbentur aturan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tak bisa memberi bantuan terhadap pelaksanaan Cap Go Meh 2016 di Kota Singkawang. Namun Pemprov diperbolehkan, jika dana tersebut diberikan ke Pemerintah Kota Pontianak.

“Tahun ini, tidak ada bantuan dari Pemprov untuk kegiatan CGM di Kota Singkawang. Hal ini karena aturan dari pemerintah pusat. Sehingga yang dapat pada 2016 untuk kegiatan CGM adalah Kota Pontianak,”’ kata Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Christiandy Sanjaya, saat berada di Kota Singkawang, Jumat (29/1).Aturan yang melarang tersebut, lanjut Wagub, bantuan tidak diperbolehkan diberikan secara berturut-turut.

“Pemberian bantuan, tidak boleh berturut-turut,” katanya. Misalkan tahun ini dapat, dimungkinkan tahun berikutnya tidak dapat dan seterusnya.Namun, Wagub Kalbar yakni. Meski tak ada bantuan dari Pemprov. CGM di Kota Singkawang akan tetap berlangsung meriah. “Kalau tak ada bantuan (dari Pemprov), bukan berarti Cap Go Meh di Singkawang tidak bisa berjalan,” katanya.Terlebih selama ini, kesuksesan penyelenggaraan CGM. Bukan semata-mata karena bantuan dana dari pemerintah. Melainkan banyak sumber pendanaan yang didapatkan. “Warga asal Singkawang, yang sukses di luar. Selama ini sangat luar biasa bantuannya untuk kesuksesan CGM. Jadi tidak semata-mata, mengharapkan bantuan dari pemerintah,” katanya.

Terlebih, sebutnya, selama ini bantuan dari Pemprov berkisar Rp200 juta. Sementara, keperluan anggaran untuk CGM, mencapai Rp4 Miliar hingga Rp5 Miliar.“Bantuan dari pemerintah hanya sebagian kecil. Jadi lebih banyak sumbangan dari para donatur,” katanya.Sehingga peran dari semua pihak, terutama para donatur. Akan memberikan dampak lebih besar atas penyelenggaraan CGM. “Selama ini, para donatur telah banyak memberikan bantuan. Dan kita berharap, di tahun ini pelaksanaan Cap Go Meh di Singkawang yang telah go Internasional, akan selalu heboh,” katanya.

Saking hebohnya, sebut Wagub, para tamu yang akan pesan kamar penginapan pun kesulitan. “Saya meyakini, di tahun ini juga banyak tamu yang tidak kebagian kamar hotel atau penginapan,” katanya.Mengenai upaya yang dilakukan Panitia CGM untuk menghadirkan Presiden RI, Joko Widodo. Wagub meyakini, itu akan terwujud. “Kemungkinan besar bisa hadir, karena pak Presiden Jokowi itu pada saat merayakan hari-hari besar keagamaan, lebih suka keluar dari Jakarta,” katanya.(fah)

Berita Terkait