Pemprov Kalbar Seleksi Terbuka Jabatan Eselon

Pemprov Kalbar Seleksi Terbuka Jabatan Eselon

  Jumat, 19 February 2016 07:44
Zeet Hamdy

Berita Terkait

PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mulai melaksanakan seleksi terbuka untuk mengisi jabatan eselon. Seleksi perdana dilakukan untuk mengisi jabatan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalbar. Tim seleksi diketuai Sekretaris Pemerintah Provinsi Kalbar, M Zeet Hamdy Assovie.

“Hari ini panitia seleksi Sekretaris KPU Provinsi Kalbar dibuka dan saya ketua panselnya,” ujar Zeet, seusai pembentukan pantia seleksi di KPU Provinsi Kalbar, Kamis (18/2).Zeet mengatakan panitia seleksi bekerja sesuai peraturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara RB, serta keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum RI. Standar seleksi terbuka sesuai standar yang ditetapkan secara nasional. Nantinya tiga nama terbaik dikirim ke Sekjen KPU. Kemudian Sekjen KPU menentukan satu nama untuk jabatan eselon tersebut.

Menurut Zeet, seleksi terbuka untuk jabatan Sekretaris KPU Provinsi Kalbar ini sesuai ketentuan di bawah naungan KPU RI. Pemprov Kalbar pun harus mengikutinya karena Sekretaris KPU Provinsi Kalbar saat ini, Moses Ahie memasuki masa pensiun. Kendati demikian, seleksi terbuka untuk pengisian jabatan eselon di lingkungan Pemprov Kalbar juga akan diterapkan.

“Tahun depan pasti akan diterapkan (seleksi terbuka). Tetapi kami melakukan secara bertahap,” ungkap Zeet.

Zeet mengatakan seleksi terbuka ini dilakukan jika terjadi kekosongan jabatan eselon dua. Tahun depan ada sembilan pejabat eselon berusia 60 tahun dan pensiun. Jika pejabat eselon tersebut berusia 58 tahun, akan mendapatkan perpanjangan masa kerja. Bagi yag berusia 59 tahun, ada masa persiapan pensiun.“Jika mereka meminta masa persiapan pensiun, akan diberikan. Tahun ini kami akan melihat apakah ada yang mengusulkan masa persiapan pensiun atau tidak. Terhitung Juni mendatang,” katanya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalbar, Umi Rifdiyawaty mengatakan seleksi terbuka jabatan Sekretaris KPU Provinsi Kalbar mengacu pada edaran Sekjen KPU nomot 721, UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu, dan Peraturan Menteri PAN dan RB.Panitia seleksi yang dibentuk beranggotakan lima orang terdiri atas unsur Pemprov Kalbar, M Zeet Hamdy Assovie, dua anggota KPU Provinsi Kalbar yaitu Misrawi dan Kasiono, serta dua akademisi atau kalangan profesional yakni Jumadi dan Yarlina.

“Tim seleksi yang dibentuk ini akan dilaporkan kepada Sekjen KPU untuk kuatkan melalui surat keputusan. Setelah itu baru melaksanakan tugas,” jelas Umi, kemarin.Umi menuturkan peserta seleksi terbuka ini harus berstatus sebagai pegawai negeri sipil. Nantinya setelah pendaftaran, dilakukan tahap seleksi termasuk wawancara. Seleksi juga melibatkan lembaga psikologi.“Hasilnya tiga nama terbaik diserahkan ke Sekjen KPU. Kami sempat membahas dan berkomitmen yang layak dan mendapat nilai tertinggi diprioritaskan,” kata Umi. (uni)

Berita Terkait