Pemkab Support Forum Anak Daerah

Pemkab Support Forum Anak Daerah

  Kamis, 7 April 2016 09:41
FAD: Kegiatan FAD merupakan salah satu memantapkan langkah Kabupaten Sanggau untuk mewujudkan Sanggau Layak Anak 2021. SUGENG/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SANGGAU – Sebanyak 40 orang perwakilan SMP sederajat dan SMA sederajat mengikuti kegiatan Forum Anak Daerah (FAD) yang digelar Rabu (6/4) kemarin sampai dua hari mendatang. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot tersebut dipusatkan di Aula Santa Maria Laverna Kabupaten Sanggau.

“Kegiatan ini tetap melihat prinsip dasar konvensi hak-hak anak. Semuanya dikemas dengan lebih menarik sehingga tidak muncul kejenuhan selama mengikuti kegiatan,” ujar Ketua Panitia yang juga selaku Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak (BP2KBPA) Kabupaten Sanggau, Yohanes Suprianto.

Menurut dia, pengetahuan yang akan diberikan kepada anak-anak ini antara lain berkaitan dengan perlindungan anak, Sistem Pendidikan Nasional, Ketenagakerjaan (Larangan Kerja Usia Anak), Penyalahgunaan Narkotika, Kesehatan Reproduksi Remaja dan Pencegahan HIV/AID serta Penjelasan tentang Etika anak dan Akhlak anak menghadapi tantangan masa depan.

Terhadap kegiatan ini, Yohanes Ontot menyampaikan bahwa anak-anak ini punya potensi yang sangat kuat. Anak, lanjut dia, merupakan generasi penerus dan penentu kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang akan menjadi pilar utama pembangunan nasional.

“Pemerintah sangat mendukung kegiatan ini. Anak-anak Sanggau perlu ditingkatkan kualitasnya. Harus dipastikan mendapat perlindungan dari semua elemen masyarakat,” katanya.

Sumber daya manusia yang berkualitas tidak dapat lahir secara alamiah. Apabila anak-anak sengaja dibiarkan tumbuh dan berkembang tanpa perlindungan, maka mereka akan menjadi beban pembangunan. Dikhawatirkan mereka akan menjadi generasi yang lemah dikemudian hari.

“Makanya saya minta anak-anak kita ini harus mendapat perlindungan yang sangat baik. Jangan biarkan mereka tidak produktif dan tidak terampil,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Sanggau pada tahun 2012 telah mensosialisasikan kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) dan berkomitmen akan menuju Kabupaten Sanggau Layak Anak pada tahun 2021. Untuk mewujudkan itu, harus ada keseriusan untuk memperhatikan kepentingan anak-anak di Kabupaten Sanggau ini.

Melalui peraturan daerah Nomor 5 tahun 2013 tentang penyelenggaran perlindungan anak, maka sudah saatnya semua pihak mengerti dan memahami apa itu kota layak anak. Kemudian, apa itu forum anak daerah dan lain-lain.

Salah seorang anak yang menjadi peserta, Sinta mengatakan kegiatan tersebut menjadi sangat penting mengingat untuk belajar dan menggali kemampuan dirinya harus mendapat support yang sangat kuat dari berbagai pihak.

“Saya berharap forum anak daerah ini merambah ke daerah kecamatan dan daerah perbatasan, agar forum anak daerah diketahui banyak orang,” kata pelajar SMA yang menjadi relawan dibeberapa dusun di Kecamatan Sekayam dan Entikong. (sgg)

Berita Terkait