Pemkab Datangkan Petugas Imigrasi

Pemkab Datangkan Petugas Imigrasi

  Kamis, 24 March 2016 19:30
SAMBUTAN: Asisten II Setda Kabupaten Ketapang Farhan SE MSi memberikan sambutan pada acara pengambilan data biometrik jemaah haji (paspor haji) di Hotel Bestone Ketapang, Rabu (23/3). ISTIMEWA

Berita Terkait

Data 186 Jemaah Calon Haji

KETAPANG – Sebanyak 186 jemaah calon haji Ketapang mengikuti proses pengambilan data biometrik mereka (paspor haji), musim haji tahun 1937 H/2016. Kegiatan tersebut bertempat di Hotel Bestone Ketapang, Rabu (23/3).

Pengambilan data biometrik tersebut dibuka asisten II Setda Ketapang, Farhan SE MSi, dengan menghadirkan Kepala Kantor Imigrasi Potianak. Bupati dalam sambutan tertulis yang disampaikan Asisten II, berpesan kepada jemaah calon haji agar dapat mengikuti proses pebuatan paspor dengan sunguh-sungguh hinga selesai. "Paspor merupakan salah satu dokumen persyaratan yang harus dimiliki oleh setiap jemaah haji yang akan menunaikan ibadah haji," kata Farhan.

Dia juga berharap bagi jemaah calon haji yang telah memiliki paspor, agar tetap mendaftarkan kembali paspor yang dimiliki, sehingga tidak terjadi kesalahan. Proses penganbilan sidik jari dan foto yang dilakukan tersebut, dijelaskan dia, merupakan kerja sama Pemkab Ketapang dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ketapang, dengan mendatangkan petugas Kantor Imigrasi Klas I Pontianak.

Kepala Kantor Imigrasi Klas I Pontianak Mat Salim mengatakan jika pembuatan paspor seyogianya dilakukan di kantor mereka di Pontianak. Namun, dia menambahkan, khusus untuk paspor haji Ketapang dan Kayong Utara, tahun ini untuk foto dan sidik jari dilakukan di Ketapang. "Mengingat jarak tempuh dan waktu, maka dilakukan kerja sama Pemkab Ketapang dan Kayong Utara," kata Dia.

Inovasi mereka tersebut, dikatakan dia, dilakukan untuk membuka pelayanan prima kepada jemaah haji Ketapang dan Kayong Utara. "Sistem jemput bola untuk membantu karena ada para jemaah yang sudah uzur," jelas Salim.

Dia mengungkapkan bagaimana ke depan mereka akan membuka pelayanan pengurusan paspor dan orang asing di Kantor Imigrasi Klas III Ketapang. Namun, dia menambahkan, karena belum adanya kode satker (satuan kerja), serta banyak melibatkan instansi terkait seperti penganggaran, sarana, dan prasarana, hingga sampai saat ini belum diproyeksikan pelayanan di Kantor Imigrasi Klas III Ketapang. "Sambil menunggu beroprasi Kantor Pelayanan Ketapang, maka pelayanan paspor dan orang asing saat ini masih di Pontianak," ujar dia.

Sedangkan terkait proses pembuatan paspor, Yasin mengatakan saat ini sangat mudah dan cepat, karena pelayanan melaui online dan langsung setelah syarat-sayarat terpenuhi. "Paling empat hari kerja setelah melakukan pembayaran paspor sudah jadi," tuntas dia.

Sesepuh masyarakat Ketapang, Abdulbat H A Rani memberikan apresiasi kepada Pemkab, dalam upaya peningkatan pelayanan kepada jemaah calon haji kabupaten ini. "Layani ini mempermudah para jemaah, yang sebelumnya membuat paspor ke Kantor Imigrasi Pontianak," kata dia.

Menurut Dulbat, sapaan karibnya, dengan mendatangkan petugas Kantor Imigrasi Pontianak dalam hal pengambilan sidik jari dan foto pembuatan paspor, sangat membantu jemaah, baik dari segi waktu, biaya transportasi, dan mereka yang sudah tua. "Terima kasih kepada Pemkab Ketapang dan jajarannya, karena terus memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Kabupaten Ketapang," ucap dia. (afi/ser)

Berita Terkait