Pemda Salurkan Bantuan

Pemda Salurkan Bantuan

  Kamis, 7 April 2016 07:50
SERAH BANTUAN: Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero menyerahkan bantuan secara simbolis kepada kepala BPBD Kabupaten Kapuas Hulu, Abdul Halim, kemarin. MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir dalam satu bulan terakhir ini, pemerintah daerah pun menyalurkan bantuan. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero, Rabu (6/4) siang di terminal bongkar muat kapal motor di Teluk Barak.

Wakil Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Banjir, Alfiansyah, menjelaskan jika bantuan yang diberikan berupa 108 ton beras, 109 dus sarden dalam kemasan kaleng, 75 dus makanan siap saji, serta 75 dus mi instan untuk 10 kecamatan.

“Untuk bantuan beras dari Dinas Transos, biaya distribusi sampai ke desa diambil dari dana tanggap darurat atau dana tak terduga. Kecamatan hanya mengkoordinir saja dan desa harus membantu, karena dana terbatas,” tutur Alfian. Walaupun dana terbatas, dia memastikan pendistribusian yang dibantu desa dan masyarakat tersebut menjadikan bantuan yang diberikan pemerintah ini cepat disalurkan sesuai data. Dia tak memungkiri jika bantuan tersebut tidak akan bisa mencukupi seluruh kebutuhan korban terdampak banjir, karena hanya bersifat bantuan. Akan tetapi, harapan dia agar apa yang mereka berikan tersebut bisa meringankan beban masyarakat. “Kalau ada bencana susulan atau benjirnya masih berlangsung lama, kami usulkan kembali ke Provinsi dan Pemerintah Pusat,” ucap Kabag P2 Setda Kabupaten Kapuas Hulu ini.

Mantan Camat Putussibau Selatan ini menjelaskan jika bantuan yang disalurkan itu untuk delapan kecamatan di sepanjang jalur yang dilintasi Sungai Kapuas. Sementara dua kecamatan lainnya yakni Badau dan Batang Lupar, dipastikan dia, sudah disalurkan melalui jalur darat, menggunakan tiga buah truk.

Sementara Wabup Antionius L Ain Pamero menjelaskan jika bantuan yang diberikan pada korban bencana banjir ini sudah melalui proses panjang. “Mungkin ada yang terlewatkan, atau tidak layak menerima bantuan? Karenanya saya minta camat dan kades, kawal bantuan ini bentul-betul, agar tepat sasaran,” tegasnya.

Penyerahan bantuan secara simbolis tersebut dihadari Dandim 1206 Putussibau Lekol Kav Budiman Ciptadi, Asisten II Setda Hasan, Kabag Humas Usmandi, Kabag Kesra Istiwa, serta perwakilan Bulog. Bantuan yang diberikan, kata Wabup, akan dimonitor oleh dinas teknis terkait. “Walapun belum maksimal, tetapi bisa meringankan beban korban,” harap Wabup.

Diingatkan dia jika bantuan dari pemerintah tersebut hanya sekadar bantuan, bukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat korban bencana banjir. Karena, diakui dia jika dana yang dimiliki pemerintah sangat terbatas. Meski tak dipungkiri dia jika banjir bagi masyarakat kabupaten ini adalah hal yang biasa, namun dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini yang sedang susah, maka perlu dibantu. “Kalau di Jakarta kena banjir satu hari sudah heboh, Kapuas Hulu banjir berbulan-bulan belum tentu dapat bantuan,” katanya. (aan)

Berita Terkait