Pemberdayaan Masyarakat HW Trans Rasau Jaya

Pemberdayaan Masyarakat HW Trans Rasau Jaya

  Jumat, 19 Agustus 2016 09:12
PRODUKSI: Kegiatan mahasiswa KKN PPM turut memproduksi produk makanan Kube HW Trans. FOTO IST

Berita Terkait

PROGRAM Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Pada Masyarakat (KKN-PPM) merupakan salah satu  bentuk kegiatan yang memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa hidup di tengah masyarakat luar kampus guna mengatasi persoalan persoalan di lapangan seperti bidang administrasi, keterampilan produksi/industri, manajemen keuangan, manajemen pemasaran, dan keterampilan pendukung.

 
Pelaksanaan KKN-PPM tahun 2016 Universitas Tanjungpura yang didanai hibah Kemeristekdikti dilakukan di Rasau Jaya diikuti 20 mahasiswa Fakultas MIPA dari prodi Matematika & Fisika, dan tersebar di 10 Kelompok Usaha Bersama Ekonomi Himpunan Wirausaha Transmigrasi (Kube HW Trans) Rasau Jaya yang diketuai Dewi Cholisah. 10 kelompok usaha itu antara lain; produksi keripik, tempe, cendol, kue kering, kerupuk ubi, marning, torra tella, kerupuk aneka jenis, rengginang dan kerupuk ketan. Pelaksanaan dilakukan selama 30 hari di saat libur mahasiswa sehingga tidak mengganggu jadwal kuliah.

KKN-PPM ini diketuai Dr Hj Nuraini Asriati MSi didampingi dua dosen pendamping lapangan Dr H Ngusmanto MSi dan Dr Endang Purwaningsih MM. “Target pendampingan KKN-PPM ini antara lain; terjadi peningkatan jumlah dan kualitas produksi, penambahan luas area pemasaran produk, peningkatan  pendapatan dan disisi lain mahasiswa mampu mempraktekkan ilmu yang diperoleh selama kuliah dan memodifikasi IPTEK sesuai kebutuhan Kawasan Industri Terpadu Mandiri (KTM) Rasau Jaya, mahasiswa mampu menyelesaikan persoalan persoalan yang dihadapi anggota HW Trans yang berkaitan dengan alih tehnologi produksi, kemasan, labeling dan PRT,   legalitas, pemasaran dan pembukuan serta akses permodalan,” kata Hj Nuraini.

Adapun bagi perguruan tinggi, sambungnya, kegiatan dalam rangka menemukan pola pembinaan dan materi pelatihan bagi mahasiswa yang ber-KKN PPM, menyusun rencana kerja pendampingan KKN-PPM dimasa yang akan datang dan tercipta sinergis yang kondusif antara Pemerintah  Kabupaten dan pihak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Tanjungpura. Sebelum terjun ke lapangan mahasiswa diberi pembekalan dan gambaran tentang tempat usaha HW TRANS. “Adapun materi yang diberikan antara lain: panduan KKN, gambaran umum HW Trans, manajemen produksi, manajemen keuangan, manajemen modal, manajemen pemasaran, kemasan,labeling dan sertifikat P-IRT dan halal. Pembekalan disampaikan 3 dosen pembimbing lapangan (DPL) dan  juga mengundang pemateri dari luar yaitu Abdul Manan mantan Ketua HW Transmigrasi Rasau Jaya,”ceritanya. Kegiatan yang dilakukan mahasiswa selama ber KKN-PPM antara lain; mengikuti kegiatan mulai proses pembuatan produk, pengemasan sampai pada  pemasaran, memfasilitasi. mendapatkan modal dari pihak ketiga, alih tehnologi, kemasan, labeling, P-IRT dan sertifikat halal, penyuluhan, pameran produk  hasil unit usaha HW Transmigrasi. Rasau Jaya merupakan daerah transmigrasi yang mempunyai potensi lahan yang luas dan aneka usaha yang dilakukan masyarakat. Potensi potensi yang dimiliki Rasau Jaya berdasarkan letak geografis yaitu: pada peta 109. 14 30,83"-190 26 30,65" Bujur Timur dan 00.11 30,39" - 00.19 39,42" Lintang Selatan. Letak administrasi lokasi KTM secara administratif terletak dalam wilayah Kecamatan Rasau Jaya. Luas lokasi KTM diperkirakan sekitar  85.238 Ha dengan

jumlah penduduk sekitar 52.755 jiwa (BPS.2006) yang tersebar di Kecamatan Rasau Jaya

seluas 11.157 Ha, jumlah penduduk 20.806 jiwa. Rasau Jaya diharapkan menjadi pusat pertumbuhan yang mampu mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan. Industri rumah tangga (home industry) menjadi salah satu andalan daerah transmigrasi tersebut.(d4/ser)

Berita Terkait