Pembayaran JKN-KIS Mandiri Dipermudah

Pembayaran JKN-KIS Mandiri Dipermudah

  Senin, 19 September 2016 09:30

Berita Terkait

PONTIANAK -- Peserta JKN-KIS kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) atau lebih dikenal sebagai peserta mandiri semakin dipermudah. Kini mereka dapat dengan mudah melakukan pembayaran melalui sistem pembayaran 1 Virtual Account (VA) untuk keseluruhan anggota keluarga yang diberlakukan oleh BPJS Kesehatan. Itu sudah berlaku sejak 1 September 2016.

 
Sistem tagihan iuran VA Keluarga adalah tagihan iuran yang bersifat kolektif untuk seluruh anggota keluarga atau menggabungkan masing-masing tagihan peserta sebagaimana yang terdaftar pada Kartu Keluarga (KK) dan atau yang sudah didaftarkan sebagai anggota keluarga.

“Dengan adanya program ini tidak membuat peserta JKN-KIS repot. Malah sesungguhnya mempermudah seluruh anggota keluarga yang tertera di Kartu Keluarga (KK) untuk tetap terjamin kesehatannya di BPJS Kesehatan,” Ujar Kepala Unit Pemasaran BPJS Kesehatan Kota Pontianak, Juliantomo.

Juliantomo menjelaskan, jumlah pembayaran iuran pada salah satu nomor peserta anggota keluarga di channel Pembayaran iuran bersifat akumulatif. Namun nantinya secara sistem akan dipecah untuk masuk pada masing-masing nomor peserta pada keluarga tersebut. Saldo iuran yang terdapat dalam salah satu anggota keluarga tidak dapat dibagikan kepada anggota keluarga lainnya.

"Jadi jika dalam satu KK ada 3 jiwa peserta JKN-KIS yg terdaftar di kelas 3 dgn jumlah iuran masing masing rp.25.500, maka tagihan iuran yg tampil langsung digabung dengan jumlah rp.76.500," katanya mencontohkan.

Dijelaskannya lagi, Sistem pembayaran iuran VA Keluarga ini cukup menunjukkan salah satu nomor peserta di channel pembayaran iuran untuk membayarkan seluruh anggota keluarganya.

Dalam kata lain disebutkannya, peserta tidak perlu mencatat atau menunjukan seluruh nomor peserta keluarganya ketika mendaftar. Ditambah lagi, peserta akan lebih menghemat biaya saay membayar iuran di outlet PPOB yang telah menerima sistem pembayaran iuran BPJS Kesehatan, lantaran biaya administrasi hanya 1x (satu kali) untuk transaksi dengan sistem VA.

Pembayaran iuran satu keluarga ini bebas administrasi di seluruh channel perbankan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan (BRI, BNI, BTN, dan Mandiri) melalui ATM, Teller, Internet Banking, SMS/Mobile Banking. Khusus pembayaran melalui channel pembayaran swasta (Indomaret, Alfamart, Pegadaian, POS, JNE) dikenakan biaya administrasi sebesar Rp.2500,-/transaksi pembayaran.

Untuk memastikan pembayaran VA Keluarga yang telah peserta lakukan sudah mencakup seluruh anggota keluarga, maka dapat dilakukan pengecekan secara mandiri di website BPJS Kesehatan menu Cek Iuran, atau datang ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Mekanisme ini diharapkan Juliantomo, dapat mendorong peserta untuk lebih memaksimalkan prinsip Gotong Royong dalam menolong sesama peserta JKN-KIS, terutama bagi peserta yg sedang sakit. Dimana sebelumnya masih ada peserta didalam satu KK yang salah satu anggota keluarganya sedang sakit, maka iuran yang dibayarkan hanya yang sakit saja.

"Jadi prinsip Gotong Royong sebagaimana yang diamanatkan undang undang 40 th 2004 yaitu yang sehat membantu yang sakit ini tidak terjadi, justru sebaliknya sesama orang sakit membantu yg sakit," pungkasnya.

Juliantomo mengaku, saat ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi terhadap sistem pembayaran 1 Virtual Account (VA) kepada peserta BPJS Kesehatan kota Pontianak. "Kami sudah lakukan sosialisasi pada saat mereka (peserta BPJS Kesehatan) membayar iurannya dan rutin kami lakukan. Tapi, nanti kami akan lakukan sosialisasi lebih besar lagi terhadap sistem ini," tutur Kanit Pemasaran BPJS Kesehatan Kota Pontianak, Juliantomo. (Pah)

 

Berita Terkait