Pelatih Hull City Dipecat di Dalam Bus

Pelatih Hull City Dipecat di Dalam Bus

  Jumat, 5 Agustus 2016 09:01
Keith Bertschin

Berita Terkait

HULL – Persiapan Hull City jelang Premier League musim ini yang akan bergulir pekan depan terganggu. Itu merupakan imbas dari dipecatnya pelatih mereka, Keith Bertschin, kemarin (3/8). Bertschin didepak saat tengah menyiapkan skuadnya jelang tur pra musim di Austria.

Seperti dilansir dari Daily Mail, Bertschin dicopot saat hendak membawa personel tim menuju bandara. Ironis. Asumsi terkait faktor pemecatan pria 59 tahun tersebut langsung merebak. Salah satu yang paling santer adalah lantaran minimn ya dana yang dialokasikan petinggi klub di bursa transfer.

Faktor tersebut juga membuat pelatih sebelumnya, Steve Bruce, resign pada 22 Juli. Mantan bomber Manchester United tersebut memilih untuk mundur dari jabatannya karena merasa haknya sebagai pelatih yang membutuhkan dana segar guna pemain baru dikebiri pemilik klub, Assem Allam.

''Saya paham apa yang dibutuhkan tim untuk terjun ke Premier League. Ya, kami harus meningkatkan kualitas tim ini dengan membeli beberapa pemain bagus. Namun, saya sendiri pun belum tahu apakah akan bertahan di sini atau tidak,'' ujar Bruce kepada The Guardian beberapa hari sebelum dirinya mengundurkan diri.

Dan, permasalahan yang membelit Bertschin pun hampir sama. Bahkan, pendukung setia Hull City sudah berencana akan menggelar demo saat menjamu sang juara bertahan Leicester City di kandang sendiri, KCOM Stadium, dalam laga perdana Premier League (13/8). 

Seharusnya, Hull memang layak mendapat kucuran dana guna belanja di bursa transfer kali ini. Sebab, mereka berstatus tim promosi. Dan, sebagaimana trade mark tim promosi selalu diiringi dengan asa membumbung untuk berprestasi. Hal tersebut diperparah dengan yang Allam juga berniat mengubah nama Hull City menjadi Hulls Tiger. Inilah yang kian memantik emosi pendukung tim berwarna kebesaran hitam-oranye tersebut.

''Banyak orang di sini (Hull, Red) yang membicarakan tentang demo, terutama sejak kepergian Steve Bruce. Benar. Hasrat untuk berunjuk rasa kepada Assem Allam kini telah mencapai tingkat tertinggi,'' ujar salah seorang suporter Hull yang tidak ingin identitasnya dipublikasi kepada Daily Mail. ''Pemilik klub semakin hari semakin memuakkan. Dia congkak dan tidak menggubris kondisi tim saat ini. Dia seharusnya sadar akan imbas yang ditimbulkan bila hal ini berlarut-larut dibiarkan,'' tambahnya lagi.

Ancaman tersebut tampaknya memang bukan main-main. Suporter Hull benar-benar akan menggalang massa yang besar untuk bisa membuat rencana tersebut sukses. Bahkan, mereka sudah berkoordinasi dengan Leicester City terkait hal tersebut dan menjamin tidak akan mengganggu keamanan dan kenyamanan Jamie Vardy dkk.

''Pertandingan tersebut kebetulan akan disiarkan langsung oleh Sky Sports dengan prediksi penonton layar kaca yang sangat besar. Mari langsung ke pokok pembicaraan, kami pasti menggelar protes tersebut secara besar-besaran,'' tegasnya lagi.

Wacana yang muncul berikutnya adalah siapa penerus tongkat estafet Bertschin? Ada beberapa nama yang diisukan akan merapat. Mereka adalah pelatih Watford Gianfranco Zola, mantan pelatih Everton Roberto Martinez, eks pelatih timnas Amerika Serikat Bob Bradley, hingga pelatih timnas Wales Chris Coleman.

Semua nama di atas masih berpeluang besar. Namun tidak bagi Coleman. Sebab, Federasi Sepakbola Wales (FAW) sudah menolak mentah-mentah pendekatan Hull kepada pelatihnya itu beberapa waktu lalu. Meski begitu, peluang selalu ada.

''Aku tidak yakin Hull akan cocok bagi Chris Coleman setelah apa yang telah dia lakukan di Euro 2016. Klub ini tidak cukup besar untuknya,'' ujar eks penggawa Hull Sam Ricketts. ''Namun, bila dia merasa bahwa tawaran membesut Hull terlalu sayang untuk ditolak, maka itu bisa saja menjadi kenyataan,'' ujar Ricketts. (io)

Berita Terkait