Pelantikan , Polisi Siagakan 591 Personel

Pelantikan , Polisi Siagakan 591 Personel

  Rabu, 17 February 2016 08:16
Arianto

Berita Terkait

KEPOLISIAN Daerah Kalimantan Barat menyiagakan 591 personel dalam pengamanan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih yang akan diselenggarakan di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (17/2)."Ada sebanyak 591 personel kepolisian yang dilibatkan dalam pengamanan besok (hari ini). Pengamanan mencakup tindakan preventif dan preemtif," ujar Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Arianto, kemarin. 

Dikatakan Arianto, pola yang dilakukan dalam pengamanan dalam pelantikan kepala daerah tersebut meliputi pengamanan, pengawalan, penjagaan, dan sterilisasi. Selain menempatkan personil di dalam ruang pelantikan (ring satu), pihaknya juga menyiagakan personil untuk antisipasi adanya unjuk rasa. "Kami juga siagakan unit K-9 dan unit Jibom Brimob Polda Kalbar. Jadi setiap tamu yang datang akan dilakukan pemeriksaan ketat," terang Arianto.

Untuk itu, jajaran Polda Kalbar meminta agar masyarakat, terutama pada pendukung kepala daerah terpilih, untuk sama-sama menjaga agar kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.Dijelaskan Arianto, dalam pelantikan pelantikan yang dilaksanakan di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar dan hanya bisa menampung maksimal 250 orang. Beberapa yang akan diundang yakni Forkompinda provinsi dan 14 kabupaten kota, KPU Provinsi Kalbar dan KPU 14 kabupaten kota, bawaslu, dan lainnya.

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil pilkada serentak ini akan dilantik oleh Gubernur Kalbar, Cornelis.Sebelumnya, Kepala Biro Humas Setda Provinsi Kalbar, Numsuan Madsun mengatakan pelantikan ini dilaksanakan serentak dengan bupati maupun walikota terpilih di provinsi lainnya.Menurut Numsuan, Pemerintah Provinsi Kalbar sudah melakukan persiapan pelantikan tersebut. Hal ini mengingat formasinya yang tak biasa. Ada enam bupati, enam wakil bupati, serta enam Ketua TP PKK kabupaten dan enam wakilnya yang dilantik setelah pelantikan kepala daerah.“Saat ini protokol sudah berada di Kementerian Dalam Negeri berkenaan dengan formasi pelantikan ini,” jelas Numsuan. (arf)

Berita Terkait