Pelanggaran Lalu Lintas Tembus Angka 9000an

Pelanggaran Lalu Lintas Tembus Angka 9000an

  Minggu, 13 December 2015 06:42
TAK BERATURAN : Sejumlah kendaraan tidak beraturan meskipun ada lampu merah disimpang Jalan Tanjung Raya, hal ini membuat sedikit kemacetan di jalan tersebut. MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK- Kasus pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Kepolisian Resort Kota Pontianak Pontianak cenderung tinggi. Sepanjang tahun 2015, terhitung  dari Januari hingga Desember, pelanggaran lalu lintas jalan menembus angka 9.165.

Dari seluruh kasus pelanggaran tersebut, sebanyak 5290 surat tanda nomor kendaraan disita polisi. Seluruh pelaku pelanggaran, menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Pontianak.Kasat Lantas Polresta Pontianak AKP Wahyu Jati Wibowo mengatakan, kasus pelanggaran lalu lintas masih marak terjadi di hampir seluruh ruas jalan. Bahkan, di kawasan tertib lalu lintas, pelanggaran masih sering ditemukan, seperti motor masuk lajur mobil atau sebaliknya.

Para pelanggar berbagai profesi, mulai dari karyawan swasta, PNS, mahasiswa dan pelajar. Karyawan swasta mendomisili kasus pelanggaran lalu lintas dengan total sebanyak 5.673 orang, pelajar menduduki peringkat kedua kasus pelanggaran dengan total 2.154 orang, mahasiswa 994 orang dan pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 148 orang.

Dia menjelaskan, dari seluruh pelanggaran tersebut, yang masih menjadi perhatian adalah khusus pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar. "Anak yang seharusnya belum layak mengendarai sepeda motor, masih diizinkan untuk berkendara," katanya.

Menurut Wahyu, jika anak menggunakan kendaraan, jelas membahayakan. Bukan hanya membahayakan keselamatan dirinya, tetapi juga membahayakan keselamatan orang lain. "Tentu, kami mengimbau kepada orang tua untuk tidak mengizinkan anaknya menggunakan kendaraan. Sayangilah nyawa anak karena memberi izin menggunakan motor malah membahayakan nyawanya," imbaunya.

Perincian pelanggarannya antara lain pelanggaran dengan kategori usia sepuluh sampai 16 tahun, pelanggaran mencapai 787 orang, 17 sampai dengan 30 tahun sebanyak 5.272 orang, 31 sampai dengan 40 tahun sebanyak 1696 orang dan 41 sampai 50 tahun 662 orang, sementara untuk usia 51 tahun keatas pelanggaran sebanyak 195 orang.

Sementara untuk pelanggaran lainnya, Wahyu mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas, dengan membawa surat-surat saat berkendara, seperti SIM dan STNK, lalu melengkapi diri dengan sarana pendukung, seperti helm. (arf)

Berita Terkait