Pelanggar Sidang Ditempat

Pelanggar Sidang Ditempat

  Jumat, 20 May 2016 09:57
SIDANG DITEMPAT : Pelanggar lalu lintas di Sungai Pinyuh langsung diberikan tindakan dengan pelaksanaan sidang langsung di tempat oleh pengadilan. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SUNGAI PINYUH- Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mempawah bekerjasama dengan Pengadilan Negeri (PN) Mempawah melakukan penegakan hukum terhadap pengendara lalu lintas. Para pelanggar yang terjaring razia Operasi Patuh Kapus 2016 langsung menjalani sidang ditempat, Rabu (18/5) pagi di Sungai Pinyuh.

“Sidang ditempat sudah lumrah dilaksanakan. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat, sekaligus menciptakan pelayanan penanganan perkara yang cepat dan tepat,” terang Hakim PN Mempawah, Sofia tambunan.

Sofia menerangkan, pelaksanaan sidang ditempat telah diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Termasuk pula persyaratan dan prosedur persidangan semuanya telah ditetapkan dan harus dipatuhi.

“Dimana saja bisa dilaksanakan sidang ditempat. Asalkan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku. Atribut-atribut persidangan harus dilengkapi,” ujarnya.

Melalui sidang ditempat, Sofia berharap dapat memberikan edukasi tentang penegakan hukum  kepada masyarakat. Sehingga, menumbuh semangat dan disiplin bagi masyarakat untuk senantiasa patuh dan taat terhadap aturan hukum yang berlaku di negeri ini.

“Patuh terhadap aturan itu tidak sulit. Dan untuk mengaplikasikannya harus dimulai dari diri sendiri. Kaitannya dalam berlalu lintas, patuh terhadap aturan sanga penting. Sebab menyangkut keselamatan diri pengendara maupun orang lain,” pendapatnya.

Terkait penetapan sanksi atau denda, Sofia menyebut semua sudah ditetapkan melalui perundang-undangan yang berlaku. Segala bentuk pelanggaran, sudah ditetapkan besaran dendanya. Dan bagi pelanggar yang belum mampu membayar denda, maka barang bukti akan ditahan.

“Setiap pelanggaran sudah ada pasal yang mengatur. Misalnya tidak pakai helm, tidak ada SIM, tidak ada kaca spion, maka dendanya bisa ditentukan sesuai ketentuan pasal tersebut. Semua hasil pungutan denda langsung di setor ke kas negara. Jadi tidak ada satu rupiah pun yang diambil, silahkan di cek bukti pembayarannya di Bank,” tegas Sofia.

Ditempat yang sama, Kasat Lantas Polres Mempawah, AKP Tri Budiyanto menjelaskan, razia kendaraan yang dilaksanakan jajarannya dalam rangka Operasi Patuh Kapuas 2016. Operasi tersebut akan berlangsung selama 14 hari. Pihaknya pun menitikberatkan sasaran pada wilayah Sungai Pinyuh.

“Pertimbangannya, kami melihat banyak pelanggaran dan ketidak patuhan pengendara khususnya roda dua. Pelanggaran yang kerap ditemukan seperti tidak memakai helm, tidak ada surat-surat kendaraan dan perlengkapan berkendara lainnya,” papar Tri Budiyanto.

Dalam pelaksaan operasi tersebut, Kasat menilai  tidak hanya melakukan penindakan melainkan juga memberikan edukasi kepada masyarakat pengendara. Terutama berkenaan dengan disiplin mematuhi aturan hukum yang berlaku. Serta mengajarkan agar pelanggar tidak takut dalam mengikuti proses sidang.

“Kita berharap masyarakat semakin tahu tentang proses persidangan tilang yang ternyata tidak sesulit dibayangkan. Agar para pelanggar tidak perlu lagi menggunakan jasa calo untuk mengurus proses sidang tilang,” harpanya mengakhiri.(wah)

Berita Terkait