Pelaku Bom Sarinah Tewas Baku Tembak

Pelaku Bom Sarinah Tewas Baku Tembak

  Kamis, 14 January 2016 13:35

Berita Terkait

JAKARTA--Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mohammad Igbal, memastikan, kawasan lokasi pengeboman di sekitar Gedung Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, sudah sepenuhnya dikuasai aparat keamanan.

Iqbal juga memastikan sudah tidak ada lagi pelaku pengeboman yang berhasil lolos. Semuanya, berjumlah empat orang, sudah tewas saat baku tembak dengan petugas, Kamis (14/1).

 “Empat pelaku sudah tewas. Sudah tidak ada lagi pelaku dan lokasi sudah kami kuasai,” ujar Iqbal saat diwawancari TVOne, beberapa menit lalu.

Dijelaskan, total ada tujuh korban tewas. Tiga warga sipil, empat pelaku peledakan. “Saya simpulkan, sudah tidak ada lagi pelaku di situ,” terangnya.

Igbal mengatakan, saat ini pihak kepolisian sedang melakukan olah tempat kejadian perkara.

Seorang saksi yang melihat aksi teror di daerah Sarinah, Rully mengatakan, sebanyak 3 orang mengenakan baju hitam-hitam menembak secara membabi-buta (sporadis) ke khalayak ramai usai ledakan kedua di outlet starbucks.

Patut diketahui, ledakan pertama terjadi di pos polisi yang menewaskan dua orang polisi yang berjaga.

“Pelaku menggunakan baju hitam-hitam, pelaku berjumlah 3 orang keluar setelah ledakan kedua belakang starbucks kemudian menembak asal ke arah luar,” terang dia di tempat kejadian perkara, Kamis, (14/1).

Rully yang sementara tengah rapat di sebelah gedung Sarinah juga menyebutkan, usai ledakan kedua di pos polisi, ledakan ketiga terjadi lagi di parkiran starbucks.

Dia melanjutkan, disana polisi yang yang selamat sempat melakukan perlawanan sehingga sesaat, terjadi baku tembak dengan 3 orang yang disebutkan Rully tadi. “Dan saat ledakan ketiga, terjadi baku tembak di depan starbucks," katanya.

Sampai saat ini belum diketahui pasti jumlah korban jiwa maupun korban luka-luka. Namun pastinya, terlihat percikan darah di sekitar starbucks begitu juga di kantor pos polisi.

Bahkan, penyergapan sempat dilakukan oleh densus 88 di starbucks tersebut. Sampai saat ini pihak kepolisian, TNI, dan BIN bersiaga di TKP.(sam/jpnn)

Berita Terkait