Pekerja Kafe Diringkus Polisi

Pekerja Kafe Diringkus Polisi

  Selasa, 25 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Jajaran Sat Res Narkoba Polres Kapuas Hulu mengungkap penyalahgunaan narkoba di Jalan Lintas Selatan. Kali ini yang diciduk yakni Ni (31) pekerja kafe di Desa Seneban, Kecamatan Seberuang, tepatnya depan kafe Emi, pada Sabtu (22/10).

Tersangka pemilik narkoba jenis sabu ini merupakan warga Dusun Pandan Desa Sungai Ukoi Kecamatan Sungai Tebelian Sintang.

Kepada wartawan, Kapolres Kapuas Hulu AKBP Sudarmin SIK, melalui Kasat Narkoba Polres Kapuas Hulu Iptu. Edhi Trisno Tarigan menjelaskan. Ni diciduk anggotanya atas informasi dari informen, bahwa yang bersangkutan selaku pekerja di kafe sering diketahui menggunakan narkoba jenis sabu.

Dari informasi tersebut, dilakukan pendalaman dan penyelidikan, kemudian dilakukan penangkapan.

“Kami dapat informasi dari informen dilapangan, kami tindak lanjuti. Ternyata bener,” jelas Edhi. Ia mengatakan, petugas Sat Res Narkoba mengetahui informasi jika Ni akan menerima kiriman paket narkoba jenis sabu dari Pontianak melalui bis. Kemudian pada Sabtu (22/10) sekira Pukul 02.00 WIB  tim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka Ni,saat tersangka menrima paket dari bus.

“Saat dilakukan penggeldahan terhadap paket yang dibawa tersebut, tersangkan tidak bisa mengelak lagi,” terangnya.

Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas menemukan 1 paket narkoba jenis sabu yang di selipkan di pinggang celana pendek jeans tersangka.

“Tersangka mengakui sabu miliknya itu dikirim oleh seseorang di Pontianak. Tersangka berikut barang buktinya sudah kami tahan,” jelasnya.

Edhi mengatakan, barang bukti (BB) dan tersangka mereka tahan di ruang tahanan sat Res Narkoba, untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

“Kami masih melakukan pendalaman. Mungkin saja ada pelaku lain,” tegas Kasat Narkoba. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak pihak lain, untuk mengungkap siapa pengirim barang haram tersebut dari Pontianak pada tersangka.

Adapun BB yang diamankan petugas dari tersangka, 1 paket narkoba jenis sabu, 1 buah Handphone merek Samsung, 1 helai celana pndek dan 1 buah kotak yang digunakan untuk pengiriman sabu ke tersangka. Ni dijerat dengan Pasal 112 dan atau 127 undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman palingsingkat 4 tahun dan palinglama 12 tahun kurungan.(aan)

Berita Terkait