Pedagang Pasar Teratai Minta Dibenahi

Pedagang Pasar Teratai Minta Dibenahi

  Sabtu, 9 April 2016 09:50
PENERTIBAN: Ketua Pedagang Pasar Teratai, Benny Laiyan meminta dukungan tanda tangan untuk melakukan penertiban kepada seluruh pedagang di pasar tradisional, Kabupaten Bengkayang. AIRIN//PONTIANAK POST

Berita Terkait

BENGKAYANG--Pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari perekonomian. Penataan pasar yang nyaman dan aman menjadi harapan bersama, Semakin baik penataannya maka semakin ramai pula pembelinya.

Sekitar pukul 10.30 Wib media ini berkunjung ke Pasar Teratai, suasana pasar sepi dari pembeli. Terlihat para pedagang ikan, daging ayam, daging sapi maupun sayur duduk di atas piber dan tempat jualan mereka sembari memperhatikan dagangannya.

Iring-iringan musik menemani lamunan mereka, sekitar beberapa menit tampak seorang bapak separuh baya dengan rambut panjang diikat, bertubuh besar sambil membawa beberapa lembar kertas menuju pos-pos pedagang untuk meminta tanda tangan bagi pedagang yang keberatan atas hadirnya pedagang liar yang berjualan di pasar teratai.

Ketua Pedagang Pasar Teratai, Benny Laiyan mengungkapkan, keberatan atas hadirnya pedagang liar yang berjualan di luar pasar teratai, dengan barang dagangan yang sama.

“Saya dan pedagang yang lainnya sudah sepakat untuk mengadukan hal ini kepada Kasat Pol PP Kabupaten Bengkayang, supaya mereka menertibkan kembali Pasar Teratai agar terhindar dari para pedagang liar,” tegasnya, Jumat (8/4) kepada media ini.

Dia mengatakan Pasar Teratai bermasalah karena tataletak tidak strategis. Bangunan pasar dibikin dua lantai berada di pojok pemukiman rumah penduduk. Banyak pedagang menolak menempati lantai dua di Pasar Teratai tersebut.

Benny mengungkapkan banyak pedagang di lantai dua pindah sendiri membuat tempat berjualan di pinggir jalan. Mereka tidak mau menempati lantai dua Pasar Teratai karena tidak ada konsumen.

''Lantai dua Pasar Teratai sepi pengunjung. Pedagang yang berjualan banyak yang rugi. Karena konsumen membeli sayuran di lantai bawah dan di pinggir jalan,'' terang Benny didampingi para pedagang di Pasar Teratai, Kabupaten Bengkayang.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkayang Luter Wongkar, M.Kes mengatakan penertiban pedagang akan segera dilaksanakan oleh petugas di lapangan.

“Kami sudah mengimbau kepada seluruh pedagang yang berada di luar Pasar Teratai, supaya menempati bangunan pasar yang telah disediakan pemerintah. Jika tidak diindahkan pihaknya akan menertibkan secara paksa di lapangan,”tuturnya.

Dia menyampaikan kepada pedagang yang ingin berjualan di Pasar Teratai harus bisa mentaati peraturan daerah. Pedagang yang belum memiliki izin berjualan harus melengkapi adminstrasi yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah terkait. Sehingga ketertiban dalam berjualan di pasar tradisional bisa berjalan dengan lancar dan aman.

Ia mengharapkan seluruh pedagang yang berjulan bisa melengkapi izin usaha. Supaya barang dagangan yang di miliki  bisa diakui oleh pemerintah terkait. Serta adanya keseragaman dan kesinambungan antara pedagang, pembeli dan pemerintah daerah terkait pasar tradisonal di Kabupaten Bengkayang.

“Kami mau pedagang yang ada di pasar tradisional tertib. Kami juga tidak mau membatasi masyarakat untuk berjualan, dengan catatan pedagang harus mentaati aturan pemerintah daerah. Jika hal ini dibiarkan maka akan bertambah banyak pedagang liar yang ada di pinggir jalan,” imbuh mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkayang. (irn)

Berita Terkait