Pedagang di Bahu Jalan Mulai Ditertibkan

Pedagang di Bahu Jalan Mulai Ditertibkan

  Sabtu, 9 April 2016 09:31
PENERTIBAN: Tampak sejumlah petugas Satpol PP Kabupaten Ketapang menertibkan para pedagang yang berjualan di bahu jalan, sejak kemarin (8/4). AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

KETAPANG – Sejumlah pedagang yang menggelar lapak di tepi jalan mulai ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ketapang. Hal ini dilakukan mereka karena semakin banyak warga yang menggelar lapak dagangannya hingga ke bahu jalan, yang dianggap mengganggu dan membahayakan.

Kepala Satpol PP Ketapang, Edy Junaidi, menjelaskan jika penertiban ini dilakukan mereka karena para pedagang tersebut melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2004 tentang Ketertiban Umum. Menurutnya, ada beberapa lokasi yang kerap menjadi lokasi menggelar lapak dagangan hingga ke bahu jalan, salah satunya di Pasar Kayong.

"Kalau Pasar Kayong memang sudah sering kita lakukan penertiban. Karena mereka menggelar dagangan di pinggir jalan hingga ke badan jalan. Kita juga akan melakukan penertiban di seluruh lokasi dan pasar yang terdapat pedagang berjualan di bahu jalan," katanya, kemarin (8/4).

Edi menjelaskan, penertiban tersebut dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Di antara kekhawatiran tersebut, dimisalkan dia, seperti memicu terjadinya kemacetan, karena banyak pembeli yang berhenti membeli di lokasi pedagang yang berjualan dipinggir jalan. Kemudian di sisi lain, dia mengungkapkan bagaimana perilaku para pedagang tersebut merusak pemandangan, serta memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. "Kita akan tertibkan yang melanggar!" tegasnya.

Ia mengungkapkan, ada beberap lokasi yang kerap ditertibkan mereka. Di antaranya, disebutkan dia, di sekitar Pasar Sore di Desa Payak Kumang, kemudian pasar dadakan di bawah Jembatan Pawan I. Ia mengingatkan bahwa para pedagang tidak diperbolehkan berjualan di bahu jalan. Para pedagang, menurut dia, seharusnya mengetahui kalau sudah ada pasar-pasar yang resmi seperti Pasar Rangga Sentap dan beberapa pasar lainnya.

"Yang jadi persoalan pedagang kadang hanya memikirkan bagaiamana mereka nyaman berjualan dan laris tanpa memikirkan boleh atau tidaknya mereka berjualan dipinggir jalan? Tapi inilah tugas kami, untuk menegakkan Perda dan melakukan penertiban, sembari kami juga terus melakukan sosialisasi dan imbauan agar pedagang tidak mengulangi perbuatannya," tukasnya.

Sementara itu, warga Delta Pawan, Sahran, meminta agar Satpol PP rutin menertibkan pedagang yang membandel, yang menggelar lapak hingga ke bahu jalan. "Kalau di Pasar Kayong kita lihat sudah sering dilakukan penertiban. Tapi diharapkan juga di emperan pasar-pasar lain yang masih ada pedagang berjualan menggunakan bahu jalan juga ditertibkan," pintanya.

Ia mendukung langkah Satpol PP dalam melakukan razia pedagang di emperan yang menggunakan bahu jalan, serta membuat kumuh pemadangan. Namun ia meminta penertiban harus menyeluruh. "Kalau sudah ditertibkan kita harap pedagang mau tertib, jangan mengulangi. Kalau memang membandel, ditindak tegas saja," pintanya. (afi)

Berita Terkait