Pawai Akbar Diikuti Ribuan Peserta

Pawai Akbar Diikuti Ribuan Peserta

  Senin, 3 Oktober 2016 11:18

Berita Terkait

RAMAI: Peserta pawai menyambut 1 Muharram 1438 Hijriah membeludak. Sebanyak 108 kafilah, menyemut di Jalan A Yani, Pontianak. Menurut masyarakat pawai tahun baru Islam kali ini yang terakbar.

PONTIANAK-Wali Kota Pontianak, Sutarmidji membuka Pawai Akbar 1 Muharam 1438 Hijriyah, bertempat di Halaman Masjid Raya Mujahidin, Minggu pagi. Pawai tar’uf tahun ini diikuti ribuan peserta terdiri dari 108 kelompok perwakilan dari sekolah dan beberapa komunitas di Kota Pontianak, ditambah 38 peserta mobil hias yang diikuti perwakilan SKPD dan kecamatan. Dalam

“Pawai ta’ruf tahun ini lebih meriah dibandingkan tahun lalu. Untuk peserta jalan kaki tahun ini membludak. Kita berharap, tahun depan lebih meriah lagi dari tahun ini. Supaya semangat untuk menjalankan syariat Islam itu semakin hari semakin baik, kecintaan terhadap agama Islam semakin hari kian baik,” ucapnya usai pelepasan peserta pawai akbar.

Apabila seluruh umat Islam terus memperbaiki diri untuk menjalankan syariat agamanya, ia meyakini ke depan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara juga semakin baik. Setiap ajaran agama manapun pasti mengatur tentang ketertiban, menjaga kerukunan dan sebagainya.

Di Tahun Baru Islam ini ia juga mengajak umat Islam mengevaluasi diri tentang apa yang sudah dilakukan tahun lalu, dan semakin memperbaiki diri di tahun ini dan akan datang. “Tekad itu harus ada karena hijrah itu intinya memperbaiki diri dalam segala hal. Berpindah untuk hal yang lebih baik, dan bermanfaat,” katanya.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin melihat kegiatan Pawai Akbar tahun ini berjalan semarak. Animo peserta yang tinggi menandakan bahwa semangat Islam ada di dalam diri peserta masing-masing. “Ini baiklah. Melihat pesertanya antusias sekali, saya harap tahun depan ini dapat lebih meriah,” terangnya.

Melihat animo peserta yang tinggi, tentu jadi perhatian masyarakat Pontianak. Apabila tahun depan acara ini dikemas sedemikian menarik, bisa jadi pemasukan bagi kas Pemkot Pontianak. “Kalau wisatawan mancanegara melihat kegiatan seperti ini tentu jadi hal yang menarik. Apalagi kegiatan tadi (Minggu) berjalan sukses. Selain pawai akbar, dalam HUT Pontianak ada juga arak-arak pengantin, jika ini digarap maksimal saya yakin dapat menarik wisatawan untuk datang ke sini. Budaya lokal seperti ini harus dilestarikan. Dengan kegiatan seperti ini Pontianak dapat dikenal,” terangnya.(iza)  

Berita Terkait