Pasti Start Paling Belakang

Pasti Start Paling Belakang

  Sabtu, 27 Agustus 2016 10:33

Berita Terkait

STAVELOT -  Akhir pekan ini pembalap Mercedes Nico Rosberg punya peluang besar meraih kemenangan mudah di Belgia. Rival terdekat, sekaligus rekan setimnya Lewis Hamilton dipastikan bakal terkena penalti mundur 30 posisi start akibat mengganti suku cadang mesin yang sudah lewat batas maksimal.

 
Tim pabrikan asal Jerman, Mercedes menyatakan akan memasok beberapa suku cadang mesin baru untuk Hamilton akhir pekan ini di Belgia. Keputusan itu demi memastikan ketersediaan spare part bagi sang juara bertahan untuk mengarungi sisa musim ini dengan aman. Dalam dunia F1 istilah untuk memasok suku cadang bagi seorang pembalap biasa disebut pool component.

Skuad Silver Arrows punya sejumlah opsi untuk memastikan hasil maksimal dari penalti yang bakal diterima Hamilton. Karena sejumlah pergantian masih akan terjadi secara berkala sepanjang akhir pekan ini.

Pada sesi latihan bebas hari pertama kemarin (26/8) mobil Hamilton telah dipasangi turbo dan MGU-H (Motor Generator Unit-Head) baru. Pergantian unit keenam tersebut mengakibatkan posisi start Hamilton akan mundur 15 posisi. Rinciannya, 10 posisi untuk pergantian pertama, lima lainnya untuk pergantian kedua.

Untuk informasi, ada enam suku cadang utama mesin F1 yang dalam satu musim hanya diperbolehkan menggunakan maksimal lima unit. Jika menggunakan unit keenam penalti mundur 10 grid di start sudah pasti dijatuhkan. Untuk pergantian berikutnya akan dikenakan lima grid.

Masalahnya, bukan hanya sampai pergantian dua komponen tersebut yang akan dilakukan pada mobil Hamilton. Rencananya, Mercedes juga akan memasang komponen baru lainnya menjelang sesi kualifikasi hari ini (27/8). Itu artinya, posisi start Hamilton bisa mundur sampai urutan paling buncit. 30

  ''Jika itu terjadi Hamilton bisa memecahkan rekor Jenson Button (McLaren-Honda) sebagai pembalap yang pernah menerima penalti grid paling banyak dalam satu race. Bisa jadi 75 posisi Karena 10 penalti grid untuk pergantian pertama enam komponen utama. Kemudian lima grid untuk komponen tambahan,'' terang David Croft jurnalis senior Sky Sports yang melaporkan dari paddock Mercedes di Spa-Francorchamps.

Keputusan ini adalah konsekuensi dari buruknya ketahanan mesin W07 milik Hamilton di awal musim ini. Sejumlah pergantian komponen dilakukan demi mengembalikan performa prima sang juara dunia. Buntutnya adalah cadangan mesin Hamiltion hanya menyisakan satu uni untuk mengarungi sisa musim.

Daripada mengambil risiko menghadapi penalti grid di banyak balapan tersisa karena terus-terusan mengganti komponen yang diperlukan, Mercedes dan Hamilton memutuskan untuk menerima konsekuensi seluruh penalti sekaligus dalam satu balapan. Dengan keputusan itu di Mercedes akan memberikan dua unit mesin baru kepada Hamilton di Spa.

Dari 49 kemenangan yang pernah diraih Hamilton posisi start paling belakangnya adalah urutan keenam. Yakni di GP Inggris, Juli 2014. Sebulan kemudian  pembalap kelahiran Stevenage, Inggris tersebut finis ketiga di GP Hungaria setelah start dari pitlane dan sempat tergelincir di tikungan kedua. Tahun ini di  Shanghai (GP Tiongkok), Hamilton start dari posisi buncit dan mengakhiri balapan di urutan ketujuh.

Dalam sejarah F1, tak ada satupun pembalap yang memenangi race saat start dari posisi paling belakang. Namun Rosberg enggan mengentengkan balapan besok hanya karena rivalnya start dari posisi belakang. Karena tim-tim lain juga sedang mengalami kemajuan besar. ''Tentu aku sadar dengan posisi Lewis dan akan membuat akhir pekanku sedikit lebih mudah,'' ucapnya dikutip Sky Sports. ''Tapi balapan nanti akan tetap menantang, Karena jika kita ingat empat pekan lalu aku finis di belakang dua pembalap Red Bull. Jadi aku tetap perlu menaklukkan seluruh lawan, bahkan termasuk Lewis,'' tandasnya.

Datang ke Belgia akhir pekan ini, Hamilton membawa keunggulan 19 poin dari Rosberg sebagai pemuncak klasemen pembalap. Dengan fakta bahwa tidak ada pembalap yang bisa menang jika start dari posisi buncit Rosberg punya peluang besar untuk mengikis defisit poinnya dari Hamilton akhir pekan ini. Dan jika beruntung pembalap Jerman itu bisa mengambil alih pimpinan klasemen. (cak/ady)

Berita Terkait