Pasar Tradisional Perbatasan Pemerintah Pusat Tak Berfungsi

Pasar Tradisional Perbatasan Pemerintah Pusat Tak Berfungsi

  Sabtu, 7 January 2017 19:21

Berita Terkait

PASAR tradisional yang dibangun pemerintah pusat di Kecamatan Ketungau Hulu, wilayah perbatasan Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat dengan Sarawak, Malaysia hingga kini belum beroperasi.

Padahal, infrastruktur yang menelan anggaran milyaran rupiah ini sudah selesai dibangun sejak dua tahun lalu.

Ketua Forum Pemerhati Perbatasan Sintang, Komang Dony Ariyasa menyayangkan belum beroperasinya pasar tradisional tersebut. Menurutnya, jika pasar itu beroperasi akan menumbuhkan perekonomian masyarakat perbatasan dan menjaga kondisi infrastrukturnya agar tidak mudah rusak.

“Kalau pasarnya buka, tentu saja masyarakat lebih mudah berbelanja. Harga juga lebih kompetitif karena ketersediaan stoknya memadai,” kata Komang Dony, Sabtu (7/1).

“Sekarang masyarakat mau belanja kesulitan, harga barang juga lebih mahal karena spekulan itu ‘bermain’ disini. Masyarakat mau tidak mau membeli, karena cuma itu yang ada,” ujarnya.

Komang Dony melanjutkan, suplay sembako di Kecamatan Ketungau Hulu ini sebagian besar dipasok dari Sekayam, Kabupaten Sanggau dengan perbedaan harga yang cukup jauh.

“Kalau pasar di Ketungau Hulu ini beroperasi perbedaan harga yang jauh itu bisa ditekan, para spekulan juga tidak bisa ‘main-main’. Akhirnya masyarakat juga akan lebih mudah mendapatkan kebutuhannya dan perekonomian disini bisa bergerak. Sekarang belum begitu,” pungkasnya. (Agus alfian)

Berita Terkait