Pasar Teratai Jadi Tumpukan Sampah

Pasar Teratai Jadi Tumpukan Sampah

  Kamis, 21 April 2016 10:56
SAMPAH: Kondisi Pasar Teratai tak terawat banyak tumpukan sampah di pinggiran sungai. AIRIN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

BENGKAYANG---Gedung dua lantai milik Pasar Teratai belum lama ini diresmikan sudah banyak menimbulkan permasalahan yang dialami dalam lingkungan masyarakat, Rabu (20/4) di Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang.

Terlihat penataan bangunan Pasar Teratai masih semerawut. Para pedagang berjualan tidak menentu, karena lokasi pasar terlalu sempit untuk dijadikan pasar percontohan di Kabupaten Bengkayang.

Tak hanya itu, kesadaran bagi para pedagang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan. Sampah plastik dan beberapa kotoran barang dagangan dibuang disembarang tempat. Sehingga menimbulkan aroma busuk dari tumpukan sampah di pinggiran sungai.

''Saya sudah sampaikan kepada pedagang jangan buang sampah di pinggiran sungai. Tetapi tetap saja terjadi, karena tidak ada fasilitas tong sampah terdekat,'' ucap Ketua Pedagang Pasar Teratai Benny Laiyan, kepada media ini.

Benny  mengatakan permasalahan yang dialami pedagang Pasar Teratai tak hanya kebersihan. Namun penataan Pasar Teratai belum maksimal. Pedagang bercampur dalam satu wadah, tanpa adanya ruang tersendiri antara pedagang ikan, ayam potong, daging babi dan pedangan ayam hidup.

Ia menuturkan permasalahan lain juga dialami pedagang sayuran. Karena masih ada beberapa pedagang sayuran berjualan di pinggiran jalan. Ini menimbulkan kecemburan terhadap pedagang sayuran yang berada di lantai dua Pasar Teratai.

''Kami minta pemerintah terkait bisa menata dengan baik Pasar Teratai. Fasilitas yang kurang seperti tong sampah disediakan. Karena pedagang setiap bulan membayar tagihan kebersihan Rp10 ribu,''ungkapnya.

Kadis Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Bengkayang, Luter Wongkar, M.Kes menambahkan pihaknya sudah berkali-kali memberikan masukan kepada para pedagang agar menjaga kebersihan Pasar Teratai.

''Kebersihan pasar masih belum terjaga dengan baik. Padahal tempat pembuangan sampah sudah disediakan di belakang pasar,''terangnya.

Luter  menyatakan selama ini petugas kebersihan sudah rutin mengangkut sampah yang berada di Pasar Teratai. Namun kesadaran pedagang masih kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Ia mengungkapkan pedagang juga harus mematahui peraturan tentang pembuangan sampah. Disarankan kepada pedagang melakukan buang sampah jangan di siang hari. Tetapi buanglah sampah pada tempatnya pada saat menjelang malam.

''Kita sudah sampaikan kepada pedagang lakukan pembuangan sampah secara tertib dan teratur sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Jika ini dilaksanakan secara terus menerus kebersihan pasar akan terjaga dengan baik,'' imbuh Mantan Kadis Kesehatan Kabupaten Bengkayang. (irn)

Sejumlah masyarakat mengeluh melihat tumpukan sampah di buang sembarang tempat dan pinggiran sungai, Rabu (20/4) di Pasar Teratai, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang.

Tumpukan sampah berupa plastik dan kotoran hasil pembuangan barang dagangan dibuang disembarangan tempat. Ini menimbulkan aroma yang

Sent from my airin fitriansyah™

Berita Terkait