Partisipasi Pemuda Berdonor Rendah

Partisipasi Pemuda Berdonor Rendah

  Senin, 29 Agustus 2016 09:30
PERAN AKTIF: Wakil Wali Kota Pontianak donor darah sebagai bentuk ajakan agar pemuda Pontianak ikut jadi pendonor darah aktif. Mirza/Pontianak Post

Berita Terkait

PONTIANAK-Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan, tingkat keikutsertaan pemuda-pemudi Kota Pontianak untuk mendonor darah masih rendah. Dari 223 ribu jiwa jumlah pemuda Pontianak kurang lebih hanya 20 persen yang aktif donor darah. Agar ketersediaan kantung darah di PMI Pontianak selalu tersedia, ia mengajak pemuda Pontianak jadi pendonor darah aktif.

“Memang jumlah pendonor darah aktif kalangan pemuda masih rendah. Mereka mau donor apabila ada keluarga atau temannya yang memerlukan darah. Untuk donor rutin mereka belum mau lakukan. Jumlah pendonor aktif tak sampai 20 dari 223 ribu pemuda di Pontianak,”terangnya usai lakukan donor darah yang dilaksanakan KNPI Pontianak, di Taman Digulis Untan, Minggu sore.

Dikatakan Edi, dalam sehari, PMI Pontianak memerlukan 120-150 kantung darah. Realisanya, dalam sehari PMI hanya mampu menyediakan 70-80 kantung darah. Untuk mencari kekurangan ini ia mengajak pemuda jadi pendonor darah aktif. Dengan begitu ketersediaan kantung darah di Pontianak dapat tercukupi.

Dalam mencukupi stok darah, Pemerintah Kota Pontianak bukan tak melakukan upaya. Dikatakan calon kuat Wali Kota Pontianak, disetiap kegiatan selalu dibarengi dengan donor darah. “Ada mobil unit donor darah lengkap dengan petugas kami tempatkan ditiap kegiatan. Kita berharap komunitas muda dapat ikut andil dalam kegiatan donor darah,” terangnya.

Pesan dia pada pemuda, jadikan hidup ini penuh makna dan harus bermanfaat. Dengan berdonor juga menumbuhkan rasa berbagi dan gotong royong.

Di tempat sama, Ketua KNPI Pontianak, Doddy Setiawan mengatakan, diselenggarakannya kegiatan ini kerjasama KNPI Pontianak dan Pemerintah Kota Pontianak dengan melibatkan beberapa SKPD. Selain donor darah, pihaknya juga mengkampanyekan anti Napza. Dalam kegiatan ini harapannya pemuda dapat jadi pendonor darah aktif. Selain itu, ia ingin pemuda Pontianak bebas dari jeratan narkoba. “Demi masa depan yang cerah, jauhi narkoba, ikuti kegiatan yang sifatnya positif,” terangnya.(iza)   

Berita Terkait