Panganan Tradisional Jadi Pelengkap Ritual.

Panganan Tradisional Jadi Pelengkap Ritual.

  Sabtu, 13 Agustus 2016 10:10
TOLAKBALA: Masyarakat mengikuti ritual tolak bala di Kelurahan Pasir Wan Salim. Tujuannya agar pelaksanaan Agustusan berjalan lancar. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

 
Ritual adat tolak bala sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat di Kabupaten Mempawah. Ritual ini biasanya dilaksanakan sebelum memulai suatu acara atau penyelenggaraan kegiatan.

WAHYU ISMIR, Mempawah

JUMAT pagi warga di kelurahan Pasir Wan Salim sudah keluar rumah. Tidak semua memang. Mereka, yang keluar tersebut menuju ke kawasan pasar Beringin. Tujuan mereka memohon doa kepada Tuhan agar dijauhkan dari segala marabahaya.

Jumat (12/8) pagi di Jalan Pasar Beringin mereka bersama berdoa. 

Dan ritual tolak bala kali ini pun diharapkan agar pelaksanaan kegiatan lomba dan hiburan rakyat, memeriahkan hari kemerdekaan RI ke-71 yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus. Karpet sepanjang lebih dari seratus meter terbentang di pinggir Jalan Pasar Beringin, Pasir Wan Salim.

Warga yang mengikuti ritual tolak bala tersebut tampak tertib duduk bersila di badan karpet. Tak lupa piring-piring berisikan kue tradisional telah disiapkan di atas karpet seakan menjadi pelengkap ritual tolak bala.

Kue-kue tradisional tersebut biasanya di beli peserta ritual dan dikumpulkan. Sebab, ritual tolak bala nantinya akan ditutup dengan makan bersama. Disinilah nilai-nilai kebersamaan dan silahturahmi antar masyarakat dalam pelaksanaan ritual tolak bala yang sampai saat ini masih terus dilestarikan.

Setelah semua warga berkumpul, seorang tokoh agama atau masyarakat memimpin ritual memulainya. Dibuka dengan pembacaan doa-doa, ritual pun berlangsung hikmad dan penuh kebersamaan. Usai menutup doa, masyarakat pun dipersilahkan mencicipi kue yang tersedia sekaligus penutup ritual tolak bala.

“Tolak bala ini sudah menjadi tradisi yang diwariskan nenek moyang kami sejak dulu. Makanya, sampai sekarang pun tolak bala ini terus dilestarikan di masyarakat Kabupaten Mempawah,” ucap Lurah Pasir Wan Salim, Sawadi, SE yang turut hadir dalam ritual itu.

Sawadi mengatakan, tolak bala yang dilaksanakan masyarakatnya itu untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar penyelenggaraan acara lomba dan hiburan rakyat dalam rangka peringatan hari kemerdekaan RI berlangsung semarak, meriah, aman dan lancar.

“Mulai Senin (15/8) nanti, acara lomba dan hiburan rakyat akan berlangsung selama sepekan. Lokasi acara dipusatkan di Taman Kelurahan Pasir Wan Salim. Makanya kami menghimbau masyarakat untuk berpartisipasi menyemarakan dan memeriahkan beragam acara lomba maupun hiburan lainnya,” seru Sawadi.

Sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan panitia perayaan hari kemerdekaan tersebut diantaranya, lomba balap karung dan lomba tradisional lainnya, hiburan karaoke, pertandingan gaplek, pengobatan gratis, jalan sehat dan ditutup dengan hiburan rakyat. (*) 

Berita Terkait