PAN Ingin Luruskan Kesalahpahaman

PAN Ingin Luruskan Kesalahpahaman

  Rabu, 23 Agustus 2017 10:00
RAKERNAS: DPD Partai Amanat Nasional Kota Pontianak Zulfydar Zaidar Mochtar bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat Rakernas PAN 2017 di Bandung. ISTIMEWA

Berita Terkait

PONTIANAK –  Ketua DPD Partai Amanat Nasional Kota Pontianak Zulfydar Zaidar Mochtar SE MM mengatakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN di Bandung membahas Pilkada serentak yang akan berlangsung tahun depan. Disebutkan dia, partai mengamanatkan setiap DPD dan DPW untuk melakukan konsolidasi dengan partai lain dan melakukan penjaringan dengan mekanisme yang benar.

Disebutkan dia, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan membuka Rakernas dengan pidato politik kebangsaan. Zulkifli menaruh keprihatinan dengan kondisi kebangsaan saat ini, karena negara tengah dikepung banyak kesalahpahaman. 

Zulkifi menjelaskan, salah paham pertama adalah anggapan bahwa beragama berarti menjauh dari berbangsa. Tunduk pada ajaran agama dipandang sebagai tak setia pada paham kebangsaan. Selain itu, konstelasi politik digunakan untuk memberi lael sekaligus memisah-misahkan kelompok dalam masyarakat.

Sekelompok orang mengklaim sebagai kelompok toleran, dan menuding yang lain intoleran. Ada lagi sebutan perawat kemajemukan, melawan perusak kebhinnekaan. Belum lagi klaim sebagai penjaga Pancasila, dengan menyebut yang lain sebagai pengkhianat Pancasila.

Menurut Zulkifli, PAN harus berperan meluruskan salah paham itu. Tidak pernah dalam sejarah pergerakan kebangsaan, sejak sebelum merdeka hingga hari ini, ulama dan umat islam absen. “Ketua umum menyampaikan, ulama dan umat islam selalu menjadi bagian yang sangat penting, yang kokoh berdiri tegak untuk merawat kelangsungan hidup negeri Zamrud Khatulistiwa ini,” pungkasnya. (ars)

Berita Terkait