Paloh Tak Hadir di Sidang Rio Capella

Paloh Tak Hadir di Sidang Rio Capella

  Selasa, 24 November 2015 08:37

Berita Terkait

JAKARTA – Gubeur (nonaktif) Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho kembali buka suara soal uang yang mengalir kepada Direktur Penyidikan JAM Pidsus Kejagung Maruli Hutagalung. Uang tersebut diduga diambilkan dari fee pengacara yang didapat O.C. Kaligis.Gatot menyampaikan hal itu ketika ditanya hakim Artha Theresia dalam sidang mantan Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella. ’’Saudara tahu mengenai uang ke Maruli yang sebelumnya disampaikan istri saudara (Evy Susanti, Red)?’’ ujar Artha.

Gatot mengangguk dan menjawab bahwa uang itu merupakan bagian dari penanganan perkaranya lewat pengacara O.C. Kaligis. ’’Yang pasti, kami sudah menyerahkan uang USD 150 ribu untuk fee lawyer,’’ ujarnya.Nah, setelah menyerahkan fee itu, Evy Susanti, istri Gatot, mendapat laporan dari Kaligis bahwa sudah ada uang yang diserahkan kepada Maruli sebesar Rp 300 juta. Pernyataan itu pekan lalu juga disampaikan Gatot setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejagung.

Dalam sidang kemarin, Gatot juga mengurai keterkaitan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam perkaranya. Paloh sempat hadir dalam pertemuan di DPP Partai Nasdem, 19 Mei 2015. Dalam pertemuan itu, Paloh menengahi perselisihan antara Gatot dan Wagub Sumut asal Partai Nasdem, Tengku Erry Nuradi.

Gatot menyebut Erry selama ini kerap membuat manuver politik. Dia juga menuding pengusutan perkara bansos Pemprov Sumut di Kejagung terjadi gara-gara Erry. Dugaan itu dikaitkan dengan latar belakang partai politik Erry yang sama dengan pimpinan tertinggi kejaksaan, Jaksa Agung H M. Prasetyo.

Paloh seharusnya kemarin hadir sebagai saksi dalam sidang Rio. Namun, dia tidak hadir tanpa keterangan. Jaksa penuntut umum KPK pun tetap berupaya menghadirkan Paloh dalam sidang selanjutnya pekan depan.Jaksa Yudi Kristiana mengungkapkan, kehadiran Paloh masih diperlukan karena berkaitan dengan perkara Rio Capella. Ketua Majelis Hakim Artha Theresia juga mempersilakan JPU untuk tetap memanggil Paloh sebagai saksi. ’’Kalau ada relevansinya, tetap dipanggil saja,’’ ujar Artha.

Sidang Rio dilanjutkan 30 November mendatang. Dalam dakwaan Rio, jaksa memang menyebut nama Surya Paloh. Selain bertemu untuk mengislahkan Gatot dengan Erry, Paloh sempat menelepon dan memarahi Rio.Rio makin sulit lepas dari jerat penerimaan suap. Gatot mengaku pernah memberikan Rp 200 juta. Uang itu diberikan karena ada permintaan dari teman dekat Rio, Fransisca Rahesti Insani. Perempuan yang pernah menjadi backing vocal grup Kla Project itu meminta uang untuk Rio via Evy Susanti. ’’Yang disampaikan ke istri saya minta uang untuk ngopi-ngopi,’’ kata Gatot.

Hakim sempat menanyakan maksud ’’ngopi-ngopi’’ tersebut. Gatot menjelaskan bahwa itu hanya bahasa simbol yang merujuk pada tanda terima kasih karena telah memfasilitasi islah. Gatot memang pernah menyampaikan permintaan islah lewat Kaligis dan Rio. (gun/c5/end)

Berita Terkait