Palermo 0 vs 3 Juventus , La Joya Bikin Allegri Lega

Palermo 0 vs 3 Juventus , La Joya Bikin Allegri Lega

  Selasa, 1 December 2015 11:16

Berita Terkait

Ada emosi yang teraduk dalam diri penyerang Juventus Paulo Dybala saat kembali ke Renzo Barbera, markas Palermo untuk pertama kalinya musim ini. Kemarin (30/11), La Joya, julukan Dybala, mengantarkan Juventus menang 3-0 atas Palermo, mantan klubnya. 
Dybala yang turun 84 menit menyumbang satu assist buat gol perdana La Vecchia Signora, julukan Juventus. Gol-gol Juventus dalam laga kemarin dihasilkan Mario Mandzukic pada menit ke-54, Stefano Sturaro (89”), dan Simone Zaza (93”).

Presiden Palermo Maurizio Zamparini memuji Dybala pasca laga. Setelah tiga musim membela Rosanero, julukan Palermo, pemain timnas Argentina itu dilego ke Juventus dengan banderol 32 juta euro (Rp 467,2 Miliar) musim panas lalu.“Di babak pertama, saya tak melihat Juve bermain seperti layaknya tim besar. Tapi di babak kedua terjadi perubahan setelah Dybala memberikan umpan brilian kepada Mandzukic,” tutur Zamparini seperti diberitakan football italia kemarin.

Kepergian Dybala memang ditangisi tifosi Palermo. Pada laga terakhir Dybala musim lalu di Renzo Barbera, terbentanglah poster wajah Dybala berukuran raksasa dengan di bawahnya bertulis “Picciri Grazie”. Atau terima kasih, nak.

Tiga musim menghuni Pulau Sicilia bersama Palermo, Dybala yang dipanggil Picciriddu atau Si Bocah bermain 90 kali. Kontribusi 21 gol selama bersama Palermo, membuat Dybala dilirik Juventus. Nah, dengan kemenangan kemarin Juventus kini bertengger di posisi kelima klasemen. Dalam 14 laga, Juventus mengemas 24 poin. Hasil tujuh menang, tiga imbang, dan empat kali kalah.
Kini Juventus tinggal berjarak tiga poin dengan AS Roma yang duduk di peringkat empat. Serigala ibukota itu Minggu (29/11) malam lalu gagal menambah poin setelah menyerah 0-2 dari tamunya Atalanta di Stadion Olimpico.

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri sendiri cukup lega berkat kemenangan kemarin. Mengalami start buruk dengan kalah beruntun pada dua laga awal oleh Udinese (23/8) dan Roma (30/8), November ini Juventus menemukan titik balik.Ya, dalam enam laga pada bulan ini kolektor 31 gelar scudetto Serie A itu tak terkalahkan di semua ajang. Lima menang dan sekali imbang. Hasil yang jauh lebih baik dibanding Oktober maupun September.

“Tim kami mengalami kemajuan pesat, walau harus diakui cukup lambat. Kenaikan kualitas fisik pemain kami mulai terlihat. Kami juga sukses menguasai bola lebih lama,” ucap Allegri seperti diberitakan La Gazzeta dello Sport.Allegri rupanya mulai nyaman dengan formasi tiga bek di depan Gianlugi Buffon. Sebelum formasi 3-5-2, mantan pelatih AC Milan itu sibuk mengutak-atik formasi 4-3-1-2 dan 4-3-3.

Pada laga kemarin, Juventus mendominasi ball possesion sampai 57 persen. Percobaan tembakan Juventus ke gawang Palermo sebanyak 16 kali, empat on shots goal dan empat diblok.Sedang Palermo yang hanya memiliki 43 persen ball possesion sebenarnya tak kalah agresif soal melepas tembakan. Palermo melakukan 11 shots dan tiga di antaranya merupakan shots on goal.  

Atas moncernya performa Juventus bulan ini, Direktur Juventus Beppe Marota memberikan apresiasi kepada Allegri. Sempat membikin marah tifosi gara-gara awal yang buruk musim ini, Juventus ibarat mesin disel, semakin lama semakin panas, dan berkualitas.“Tahun ini kami mempunyai pemain-pemain terbaik. Tugas allenatore adalah meracik para pemain terbaik itu untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Dan sejauh ini Allegri berhasil,” ucap Marota seperti diberitakan mediset premium. (dra/ko)

Berita Terkait