Padi Naik, Jagung Menurun

Padi Naik, Jagung Menurun

  Kamis, 5 November 2015 08:54
PRODUKSI NAIK: Petani Kubu Raya, saat menggiling padi setelah panen. Produksi padi tahun ini di Kalimantan Barat meningkat MEIDY KADHAFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK-Produksi padi  pada tahun di Kalimantan Barat sebesar 1.394. 883 ton. Ini berdasarkan angka ramalan (Aram) II tahun 2015 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalbar.Jumlah produksi itu meningkat 1,62 persen dibandingkan angka tetap tahun 2014 sebesar 1.373.695 ton. Demikian yang disampaikan Badar selaku Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalbar.

Badar menyebutkan meningkatnnya jumlah produksi itu diperkirakan karena ada peningkatan luas panen 2,61 persen dari 452.242 Ha. Sedangkan untuk produktifitasnya menurun. Dari dari 30,35 kw/Ha menjadi 30,06 kw/Ha. “Produktivitas menurun 0,96 persen,” kata dia.Untuk produksi padi sawah memberikan kontribusi yang dominan terhadap produksi padi di Kalbar. Di tahun 2014 saja, total produksi padi sawah sekitar 87,27 persen. Sisanya padi ladang, sekitar 12,73 persen. Hasil perhitungan Aram II 2015 juga mengambarkan kontribusi padi sawah meningkat menjadi 88,23 persen dan 11,77 persen dari padi ladang.

Namun terjadi hal yang sebaliknya pada komoditi jagung. Dari angka ramalan II tahun 2015, produksi jagung hanya 127.868 ton. Justru dari angka tetap tahun 2014 tercatat produksi jagung sebesar 135.461 ton.  “Produksi menurun sebesar 5,61 persen,” kata dia.Menurut Badar, penurunan produksi disebabkan menurunnya luas panen pada Aram II tahun 2015 sebesar 9,29 persen dibandingkan tahun 2014. Untuk produktifitasnya tahun 2015 meningkat dibanding tahun 2014. Peningkatannya sebesar 4,06 persen dari 36, 79 kw/Ha menjadi 38,28 kw/ Ha.

Tahun 2015 Kalbar diperkirakan menghasilkan jagung 127.868 ton (46,13 persen). Untuk Kalteng menghasilkan 9,172 ton (3,31 persen, Kalsel 129.175 ton (46.60 persen, Kaltim menghasilkan 9,794 ton (3,53 persen) dan Kaltara menghasilkan 1.205 ton (0,43 persen).Berdasarkan Aram II tahun 2015 dua Provinsi di Kalimantan  diperkirakan mengalami penurunan produksi jagungnya dan tiga provinsi mengalami kenaikan peningkatan produksi jagung.“Kalsel menjadi sentra jagung di wilayah Kalimantan yaitu 46,60 persen, berdasarkan Aram II tahun 2015 dibanding 4 provinsi lainnya, sedangkan Kalbar Pada posisi kedua dengan peranan 46,13 persen terhadap pulau Kalimantan,” pungkasnya. (mse)

Berita Terkait