Pacu Pembangunan Jalan Poros

Pacu Pembangunan Jalan Poros

  Selasa, 19 April 2016 11:25
SIMBOLIS: Secara simbolis Bupati Kubu Raya, Rusman Ali didampingi Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus menyerahkan LKPJ Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kepada Pimpinan DPRD Kubu Raya.Ashrie/Pontianak Post

Berita Terkait

Kubu Raya--Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2015 kepada anggota DPRD Kubu Raya dengan memaparkan penjelasan mengenai berbagai capaian dari program kerja yang dilaksanakan pada tahun 2015.

Kendati penyampaian LKPJ itu berjalan lancar, namun Rusman Ali mengaku akan terus meningkatkan kinerja jajarannya dan mendongkrak capaian target dari setiap program kerja yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
Berdasarkan APBD Kubu Raya tahun anggaran 2015, total pendapatan pemerintah daerah setempat tahun anggaran 2015 sebesar Rp 1,279 triliun dan terealisasi sebesar Rp 1,226 triliun atau sekitar 95,90 persen.
“Pendapatan daerah ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp118 miliar lebih atau sekitar 9,23 persen dari total pendapatan, dana perimbangan sebesar Rp 913 miliar lebih atau 71,45 persen dari total pendapatan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar  Rp 247miliar lebih sekitar 19,32 persen dari total pendapatan,” papar Rusman Ali saat  secara resmi menyampaikan LKPJ Kabupaten Kubu Raya tahun anggaran 2015 dihadapan jajaran Kepala SKPD, pihak legeslatif dan sejumlah instansi terkait lainnya, Senin (18/4) di Gedung DPRD Kubu Raya Jalan Wonodadi II.
Melalui LKPJ yang disampaikan dalam rapat paripurna Rusman Ali menjabarkan berbagai program pemerintahan yang tertuang dalam RKPD tahun 2015 dan RPJMD tahun 2014-2019. Sedangkan pertangungjawaban keuangan akan disampaikan pada forum Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) setelah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Barat, terhadap kinerja keuangan kabupaten Kubu Raya tahun 2015.
Untuk jumlah belanja daerah tahun anggaran 2015 ditargetkan sebesar Rp 1,337 triliun lebih dari realisasi belanja sebesar Rp 1,241 triliun lebih atau sekitar 92,84 persen.  Porsi belanja tidak langsung ditargetkan sebesar Rp632 miliar lebih dan terealisasi sebesar Rp602 miliar lebih atau sekitar 92,45 persen. Sedangkan belanja langsung ditargetkan sebesar Rp 638 miliar lebih atau 93,21 persen.
Belanja langsung pada tahun 2015 terdiri dari belanja pegawai yang ditargetkan Rpempat puluh delapan mliar lebih dan realisasi sebesar Rp 44 miliar lebih atau sekitar 91,4 persen. Untuk belanja barang dan jasa ditargetkan sebesar Rp261 miliar lebih dan realisasi sebesar Rp238 miliar lebih atau sekitar 91,09 persen.
Untuk belanja modal ditargetkan Rp375 miliar lebih dan realisasi sebesar Rp 356 miliar lebih. Atau sekitar 94,91 persen. Untuk penerimaan pembiayaan sebesar Rp61 miliar lebih dan realisasai sebesar RRp61 miliar lebih atau 100 persen. Pengeluaran pembiayaan ditargetkan sebesar Rp3 miliar lebih dan realiasasi Rp2 miliar lebih atau sekitar 98,93 persen.
Rusman Ali menerangkan fokus paling mendasar dalam LKPJ tersebut adalah APBD Kubu Raya yang merupakan kelanjutan sebagai rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Kubu Raya tahun 2015.  “Mengenai upaya untuk mempercepat pembangunan daerah, mulai tahuh 2015 hingga saat ini saya bersama jajaran pemerintah kabupaten Kubu Raya sepakat untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan poros,” ungkapnya.
Rusman Ali meyakini dengan optimalnya pembangunan jalan poros maka akan semakin mempermudah akses masyarakat  untuk mobilisasi kedaerah lainnya terutama akses dari desa menuju ke pusat ibu kota kabupaten dan sekitarnya.
Sementara itu Anggota Komisi IV DPRD Kubu Raya, Yuslanik menyatakan secara umum DPRD Kubu Raya belum menemukan adanya kejanggalan atau kekurangan di dalam LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2015. “Sejauh mana kekurangan di dalam LKPJ itu belum bisa saya pastikan, karena secara detail nanti akan kami gali melalui pansus LKPJ,” ucapnya.
Legislator Partai gerindra ini juga berharap kedepan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bisa secara maksimal terus meningkatkan kinerja termasuk mencari berbagai gebrakan dalam memberdayakan berbaga potensi daerah yang dinilai bisa menunjang peningkatan pendapatan daerah. (ash)

Berita Terkait