Pacaran dengan Narapidana via Facebook, Cewek Sanggau Kehilangan Puluhan Juta

Pacaran dengan Narapidana via Facebook, Cewek Sanggau Kehilangan Puluhan Juta

  Selasa, 10 April 2018 08:51
Ilustrasi foto; https://fossbytes.com

Berita Terkait

Tim cyber crime Polsek Entikong, Polda Kalimantan Barat bekerjasama dengan Polda Jawa Barat dan Polda Banten membongkar sindikat penipuan dan pemerasan melalui media sosial Facebook dengan pelaku utama seorang narapidana, yang saat ini mendekam di Lapas Ciparai, Bandung, Jawa Barat.

=============

Pelaku berhasil mengantongi uang puluhan juta rupiah dari korbannya, seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Kapolsek Entikong Kompol Amin Siddiq mengatakan, saat ini sudah diamankan sepasang suami istri, Herman dan Titin, warga Ciparai yang diduga berperan sebagai kurir dan mencarikan rekening untuk pelaku utama.

"Korban mengalami kerugian lebih kurang Rp40 juta. Korban kenalan dengan seseorang di media sosial Facebook dengan akun Saputra Kurnia. Kalau dilihat dari tampilan fotonya anak muda, ganteng. Selain di Facebook, mereka juga komunikasi dengan video call WhatsApp. Tapi sewaktu video call, muka pelaku tidak jelas," beber Kompol Amin Siddiq, Senin (9/4).

Dia melanjutkan, selama melancarkan aksinya komplotan ini menggunakan sejumlah rekening atas nama beberapa orang yang beralamat di kawasan Ciparai. Dari keterangan orang-orang itu, ungkap Kapolsek, mereka mengaku disuruh oleh Herman.

Setelah mendapat informasi itu, polisi lantas bergerak mencari keberadaan Herman dirumahnya. Namun, menurut istrinya Titin, Herman tidak dirumah. Polisi kemudian menggali informasi dari Titin, namun perempuan ini memberikan keterangan bohong.

Tak habis akal, polisi lalu memeriksa rekaman kamera pengawas di Anjungan Tunai Mandiri, tempat pelaku mengambil uang transferan dari korban. Dari rekaman itu, terlihat Titin yang mengambil uang tersebut.

"Maka tim bergerak kembali kerumah Titin, tapi Titin sudah melarikan diri. Beberapa waktu kemudian keberadaan Titin terlacak ada di Banten. Kami lalu bekerja sama dengan kepolisian disana dan mengamankan Titin, disana juga ada pelaku Herman," ujarnya.

Dikatakan, kepada polisi Herman mengaku disuruh oleh seseorang yang dikenalnya sewaktu berada di penjara bernama Mau untuk mencarikan rekening. Mau sendiri saat ini masih menjalani sisa masa tahanan di Lapas Ciparai.

"Herman dan Titin sekarang sudah kita amankan di Mapolsek Entikong. Sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan ini. Kita imbau juga kepada masyarakat yang lain untuk lebih hati-hati kalau berinteraksi dengan orang tak dikenal di media sosial. Karena kasus seperti ini cukup sering terjadi, di Polsek Entikong sudah ada dua laporan sekarang, modusnya sama, kenalan di Facebook terus pacaran," pungkas Kapolsek. (agus alfian)

Berita Terkait