PABBSI Tetap Optimis Hadapi PON , Andalkan Empat Lifter Putri

PABBSI Tetap Optimis Hadapi PON , Andalkan Empat Lifter Putri

  Rabu, 24 February 2016 08:39
LAGI: Eka Komalasari saat mempersembahkan medali emas di PON XVIII Riau tahun 2012 lalu. Kini lifter putri andalan Kalbar ini dipercaya lagi di PON XIX Jawa Barat, September mendatang untuk mempersembahkan medali emas.

Berita Terkait

PONTIANAK—Kendati baru mengalami duka cita yang mendalam atas wafatnya lifter putra andalannnya, Iwan Maryadi namun tim PABBSI Kalbar kembali menjalani latihan seperti biasa. PABBSI tetap optimis dengan target yang diusungnya dengan dua medali emas di PON XIX Jawa Barat, September mendatang. “Kami harus tetap penuh rasa optimis. Target emas tersebut akan kita bebankan semua pada lifter putri kita,” ungkap Pelatih Angkat Berat dan Angkat Besi Kalbar Ahmadin Umar kepada Pontianak Post kemarin.

Menurut Ahmadin, empat tim putri Kalbar, diantaranya Eka Komlasari kelas 46 kg, Evi Erlinayani kelas 52 kg, Tika Anggraini kelas 83 kg, Meliani 64 kg semuanya berpeluang merebut medali. Bahkan di Pra PON lalu keempatnya juga berhasil menembus angkatan diatas rata-rata. “Ya semoga saja dari keempatnya, dua diantaranya bisa memberikan emas bagi Kalimantan Barat. Kami akan semaksimal mungkin untuk berusaha,” ungkap Ahmadin.

Menurutnya, PABBSI Kalbar sudah mulai menjalani TC secara mandiri sejak beberapa bulan lalu. Sebagai cabang olahraga unggulan PABBSI Kalbar tak mau lengah.  Porsi latihan atlet terus ditingkatkan agar semuanya mampu meraih level angkatan yang sebaik mungkin. “Kami terus berlatih semaksimal mungkin. Kami tak ingin mengecewakan KONI Kalbar. Dan semoga saja, tanpa kehadiran Iwan bisa menjadi motivasi berlipat bagi para lifter kita untuk lebih baik lagi,” harapan Ahmadin.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Kalbar H Erwin Anwar mengungkapkan KONI Kalbar memang berharap banyak kepada PABBSI Kalbar dalam menunaikan target KONI untuk bisa kembali meraih hasil terbaik di PON XIX Jawa Barat September mendatang. KONI, menurutnya, punya beban besar agar kembali meraih posisi papan tengah klasemen akhir perebutan medali di PON.

“Target realistis kita tetap berada di papan tengah. Ya semoga saja, bisa lebih dari itu. Jika dulu posisi 16, mungkin nanti bisa 15. Angkat berat menjadi cabor unggulan kita yang benar-benar kita harapkan memberikan medali emas di PON nanti,” ungkap Erwin. (bdi)

 

Berita Terkait