Ordos, Kota Hantu Modern

Ordos, Kota Hantu Modern

  Minggu, 10 April 2016 10:26
TAK DIMINATI: Deretan apartemen di Kota Ordos ini hanya terisi 2 persen meski warga akhirnya boleh menempati cuma-cuma. Tampak pula sejumlah bangunan dengan arsitektur modern di kota itu. FOTO-FOTO: RAPHAEL OLIVIER

ORDOS – Indah, luas, dan dipenuhi berbagai arsitektur modern. Itulah gambaran Kota Ordos di wilayah otonomi khusus Inner Mongolia, Tiongkok. Sayangnya, tidak banyak penduduk yang ingin tinggal di kota tersebut. Kini Ordos dengan berbagai arsitektur dan tetengernya ibarat sebuah kota hantu terbesar di Tiongkok.

Ordos memiliki luas 86.752 kilometer persegi, lebih luas bila dibandingkan dengan Las Vegas di Nevada, Amerika Serikat (AS). Aslinya, Ordos adalah sebuah gurun. Namun, pada awal 2000-an, pemerintah Tiongkok mengucurkan anggaran lebih dari USD 1 miliar (Rp13,14 triliun) untuk pembangunan di kota tersebut.

’’Ini adalah kota yang sangat indah dan penuh dengan kontradiksi,’’ ujar fotografer Prancis Raphael Olivier yang baru-baru ini mengabadikan Ordos.

Olivier memberi judul A Failed Utopia atas rangkaian foto Kota Ordos yang dijepretnya tersebut. Kota tersebut hanya berjarak 560 km dari Beijing. Namun, tidak ada yang berminat mem beli properti di Ordos. Salah satu alasannya adalah harga properti yang di tawarkan sangat mahal dan kota itu terisolasi. Ordos memang dikelilingi gurun. (CNN/Daily Mail/sha/c14/ami)