Orang Tua Tak Akur dengan Camer

Orang Tua Tak Akur dengan Camer

  Rabu, 17 February 2016 07:51

Berita Terkait

Ingin menikah tapi terkendala karena orang tua tidak akur dengan calon mertua? Tentu ini menjadi beban tersendiri bagi Anda dan pasangan. Tetapi bukan berarti tidak ada solusinya. Jika memutuskan tetap lanjut, komunikasi dan kesepakatan bersama pasangan menjadi penting agar keinginan tersebut terwujud.Oleh : Marsita Riandini

Berada diantara orang tua dan calon mertua yang tidak akur memang tidak mudah. Apalagi jika mereka memiliki pengalaman buruk yang merusak hubungan keduanya. Sementara hubungan Anda bersama calon istri atau suami baik-baik saja. Ingin lanjut, tetapi masih memikirkan perkara tersebut. Ingin berpisah tapi tak ingin membiarkan hati terluka. Lantas apa solusinya?

Menjawab For Her, Maria Nofaola, S.Psi., M.Psi., Ch.t., Psikolog mengatakan bahwa setiap pasangan yang ingin mengikat hubungan ke jenjang pernikahan, harus salingterbuka tentang berbagai persoalan yang tengah, ataupun yang akan dihadapi nantinya setelah menikah. “Pasangan harus saling terbuka, membicarakan setiap permasalahan yang menjadi penghalang untuk bersatu dalam ikatan pernikahan,” kata Psikolog Klinis di Rumah Sakit Sultan Syarif Muhammad Alkadri ini.

Demikian pula ketika orang tua tidak menyenangi calon mertua. Setiap pasangan harus mencari solusi terkait masalah tersebut. “Cari tahu penyebabnya kenapa orang tua tidak menyukai calon mertua. Atau sebaliknya, kenapa calon mertua tidak menyukai pasangan. Ini penting agar bisa tahu apa yang harus dilakukan terhadap sikap orang tua dan calon mertua,” tutur dia.

Adakalanya, lanjut  Maria orang tua menutupi alasan kenapa dia membenci calon mertua Anda, begitu juga sebaliknya. Apalagi jika ternyata keduanya punya masa lalu yang begitu pahit. “Ternyata selama ini si calon mertua pernah melakukan tindakan yang merugikan orang tua, atau bahkan sampai dipecat. Alasan ini tentu menyakitkan bagi orang tua,” papar dia.

Jika sudah mengetahui alasannya kenapa, maka kembali lagi pada diri masing-masing orang. Ada yang menganggap bahwa itu menjadi masalah orang tua saja. Tetapi, ada pula yang merasa itu masalahnya dan memilih putus. “Kalau mereka berantem, lalu masing-masing membela orang tuanya. Daripada hubungannya semakin memburuk, mereka memilih putus,” ucapnya.

Tidak mudah membuat orang tua tak lagi membenci mertua, atau sebaliknya. Sebagai anak hanya berusaha untuk bersikap baik. “Jika tidak bisa membantu menyelesaikan, jangan memaksa. Melainkan berusaha untuk bersikap baik dengan keduanya,” ucap dia. Meskipun hubungan orang tua dan mertua mungkin sulit berjalan dengan baik layaknya hubungan keluarga. Tetapi jika mereka tidak mempermasalahkan pernikahan itu terjadi, maka silahkan saja. “Penting pula menjelaskan kepada pasangan, bagaimana tanggapan orang tua lelaki dengan calon menantunya, ataupun tanggapan orang tua perempuan dengan calon menantunya. Kadang ada yang membenci orang tuanya saja, tetapi tidak dengan anaknya,” pungkas Maria. **  

Berita Terkait