Optimalkan Pungut Pajak, Datangi WP

Optimalkan Pungut Pajak, Datangi WP

  Sabtu, 6 Agustus 2016 09:06
Mas’ud Nawawi

Berita Terkait

SINTANG - Pemerintah Kabupaten Sintang terus berupaya mengoptimalkan penarikan pajak kepada pelaku usaha. Jemput bola dengan mendatangi Wajib Pajak (WP) menjadi langkah yang diambil.

 
“Dalam pemungutan pajak, petugas kita langsung melakukan upaya jemput bola. Sejauh ini tidak ada kendala mereka pelaku usaha sangat kooperatif,” kata kepala Dinas Pendapatan Sintang Mas’ud Nawawi, kemarin.

Menurut Mas’ud pelaku usaha wajib menyetor pajak penghasilannya sebesar 10 persen. Tidak ada alasan bagi pelaku usaha tidak memberikan wajib pajak penghasilanya. Kendati demikian tidak semua harus membayar 10 persen, karena menyesuaikan dengan jenis usaha.

Mas’ud merinci, kalau  hotel dan rumah makan, café and resto dikenakan pajak penghasilan  sebesar 10 persen. Sementara tempat hiburan malam, seperti karoke dikenakan pajak penghasilan sebesar 35 persen.

“Pemerintah Sintang telah menetapkan aturan dan prosedur kerja dalam penarikan pajak terhadap wajib pajak. Jadi, apa yang dilakukan petugas kita itu sudah benar dengan aturan yang ada,” katanya.

Mas’ud menilai pajak café and resto dan rumah makan begitu besar berkontribusi bagi daerah. Contohnya, beberapa waktu lalu petugas Dispenda menarik pajak di salah satu rumah makan di Jalan MT. Haryono.  Hasilnya, petugas mendapatkan Rp8000.000 dari hasil pendapatan rumah makan tersebut.

Mas’ud menambahkan, rumah makan tersebut, sebelum dilakukan sosialisasi serta imbauan akan wajib pajak,  hanya menyetor pajak sekira Rp 3 juta perbulan. Artinya tingkat kesadaran pelaku usaha sudah mulai cukup signifikan untuk membayar pajak. “Meskipun masih ada yang masuk kategori sebagai pelaku usaha yang bandel,” kata Mas’ud. (stm)

Berita Terkait