Operasi Nibali Sukses

Operasi Nibali Sukses

  Rabu, 10 Agustus 2016 11:14
Vincenzo Nibali

RIO DE JANEIRO - Jawara Giro d'Italia Vincenzo Nibali sukses menjalani operasi patah tulang selangka akibat kecelakaan mengerikan saat turun di kelas road race Olimpiade Sabtu (6/8) waktu setempat. Operasi tersebut dilakukan di Brescia, Italia Minggu pagi (7/8).

 
Dokter menemukan dua patahan di tulang selangka kirinya. Cedera itu berada di dekat seternum dan satu lagi dekat sendi acronim clavicular. Untuk menyambungnya kembali tim dokter telah menanam plat metal di sana.

Nibali dijadwalkan keluar dari rumah sakit Selasa pagi waktu setempat. Kemudian membutuhkan waktu 10 hari istirahat total sebelum boleh memulai aktifitasnya secara bertahap. Meski waktu pemulihan tidak disebutkan saat ini, namun biasanya patah tulang selangka tidak memakan waktu lama untuk kembali membalap. Bahkan tidak akan berpengaruh pada performanya.

Setelah memenangi Giro d'Italia musim ini target terbesar pembalap Sicilia itu adalah meraih medali emas Olimpiade. Setelah mengakhiri Olimpiade dengan tragedi, satu-satunya pencapaian yang masih bisa dikejar adalah mempertahankan gelarnya di Giro di Lombardia 1 Oktober nanti. Dengan proses pemulihan yang membutuhkan waktu bisa dipastikan bahwa Nibali tidak akan turun di grand tour terakhir tahun ini, Vuelta a Espana.

Bintang Wolrd Tour lainnya yang harus beristirahat akibat kecelakaan di Olimpiade adalah jagoan BMC Richie Porte. Dokter menyatakan, pembalap Australia itu harus beristirahat 4-6 pekan ke depan sebelum bisa memulai kembali program latihan.

Porte juga mengalami kecelakaan di lomba yang sama dengan Nibali. Posisinya di turunan terakhir sekitar 30 kilometer dari garis finis. Dari pemeriksaan dokter ditemukan patah di tulang lengan kanan dan sejumlah luka memar.

''Tidak diperlukan operasi karena luka retak tersebut akan pulih seiring berjalannya waktu,'' tulis pernyataan resmi tim balap Australia. Dengan demikian hanya tersisa Rohan Dennis yang akan turun di nomor time trial Olimpiade besok, Rabu (10/8).

Porte juga dipastikan tidak turun di Vuelta a Espana. Kepastian juga belum didapatkan dari BMC apakah lima besar Tour de France 2016 itu akan turun di Kejuaraan Dunia akhir tahun ini.

Dua ujung tombak Prancis Romain Bardet dan Julian Alaphilippe juga harus melalui masa penyembuhan setelah terlibat kecelakaan di balapan yang sama. Kemudian bintang Sky Geraint Thomas yang membela Inggris di Olimpiade juga mengalami kecelakaan, meski tak perlu menjalani proses panjang pemulihan.

Tim balap sepeda Inggris mengkritik rute balapan sepeda yang berbahaya. Jalannya sempit berpadu dengan pembatas jalan yang terlalu tinggi. Kondisi Porte yang parah akibat sepedanya menghajari pembatas jalan hingga tubuhnya terlempar ke udara terbalik dan mendarat keras di permukaan jalan. (cak)