Operasi Lilin Kapuas 2015, Polres Siagakan 450 Personel

Operasi Lilin Kapuas 2015, Polres Siagakan 450 Personel

  Kamis, 24 December 2015 07:48
OPERASI LILIN: Kapolres Ketapang AKBP Hady Poerwanto menyematkan pin kepada perwakilan personel gabungan sebagai tanda dimulainya Operasi Lilin 2015, kemarin. AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

KETAPANG – Sebanyak 450 personeil gabungan dari TNI, Polri, Pol PP, Dinas Perhubungan, hingga Tim SAR disiagakan menjelang Natal dan Tahun Baru 2016. Apel kesiapan pasukan digelar di Jalan R Suprapto, Rabu (23/12) pagi, dengan dipimpin langsung kepala Polres (Kapolres) Ketapang, AKBP Hady Poerwanto.

Kapolres mengatakan, kegiatan apel ini mereka gelar dalam rangka pelaksanaan Operasi Lilin Kapuas 2015, yang dimulai sejak 24 Desember 2015 hingga 2 Januari 2016. Untuk pengamanan dan Operasi Lilin Kapuas kali ini, mereka menyiagakan 450 aparat gabungan. Di antaranya, disebutkan dia, Kepolisian, TNI, Pol PP, Dinas Perhubungan, dan Tim SAR Ketapang.

Hady menjelaskan jika pihaknya akan bersama-sama menjaga perayaan Natal dan pergatian tahun, agar berjalan aman dan lancar. "Operasi Lilin dilaksanakan selama 10 hari ke depan. Tujuannya untuk memberikan pelayanan dan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat saat merayakan Natal dan Tahun Baru," kata Hady, kemarin (23/12).

Ditegaskan dia bahwa dikerahkannya aparat tersebut bukan untuk menjadikan suasana menjadi tegang. Melainkan, mereka berupaya memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat, agar bisa menjalankan ibadah, khususnya Natal dengan tenang, dan keamanan ketika pergantian tahun.

Hady mengungkapkan, pengamanan saat Natal dilakukan ketika dilaksanakan kegiatan ibadah di gereja-gereja. Pengamanan juga dilakukan mereka di tempat-tempat perayaan Natal lainnya, terutama yang dipadati aktivitas masyarakat. "Pada Operasi Lilin ini kita mengkedepankan tindakan preventif. Tapi kita juga tetap menegakkan hukum secara tegas dan profesional sesuai aturan," ungkapnya.

Menurutnya, selain menjadi tugas aparat dalam mengamankan, peran masyarakat juga dianggap penting untuk mewujudkan kemanan dan ketertiban. Oleh karena itu, ia berharap agar masyarakat bersama-sama dengan aparat mewujudkan keamanan, khususnya di Ketapang. “Kita berharap masyarakat ikut serta mewujudkan keamanan dan ketertiban ini," harapnya.

Ia juga berharap agar masyarakat turut mendukung keamanan, sehingga tindak kejahatan tidak sampai terjadi. Di antaranya, dia berpesan agar masyarakat lebih waspada dan menjadi polisi bagi diri sendiri, sehingga tak menjadi korban kejahatan. Masyarakat juga diminta untuk tidak memancing terjadinya tindak kejahatan. Di antaranya, dimisalkan dia, dengan tidak menggunakan perhiasan berlebihan saat berjalan.

"Yang terpenting itu menjadi polisi diri sendiri. Jangan memancing terjadinya tindak kejahatan. Jika terjadi tindak kejahatan dan ada yang melihat, maka langsung lapor kepada pihak berwajib, sehingga kami lebih cepat dan mudah untuk menindaklanjutinya," sarannya. (afi)

Berita Terkait