Ongkir Plat Motor Rp 250 Ribu

Ongkir Plat Motor Rp 250 Ribu

  Selasa, 9 Agustus 2016 09:23
STNK: Warga menunjukan bukti STNK sementara yang dikeluarkan petugas Samsat Mempawah. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH - Pengendara warga Kota Mempawah mengaku kesal dengan pelayanan Kantor Samsat setempat. Pasalnya, sudah hampir dua bulan proses pembaharuan STNK dan plat kendaraan tak kunjung tuntas. Bukan hanya lambat, biayanya pun mahal. Ongkos kirim (ongkir) pesan plat kendaraan dikenakan Rp 250 ribu.

 “Batas akhir pembayaran pajak sepeda motor yang saya miliki jatuh tempo pada tanggal 14 Juni 2016. Nah, saya pun bergegas ke Samsat Mempawah untuk membayar pajak sekaligus memperbaharui plat kendaraan,” terang Pengendara, Sudianto Nursasi, SH kepada Pontianak Post, Senin (8/8) di Mempawah.

Untuk kedua urusan itu, Sudianto mengungkapkan, dirinya diwajibkan membayar biaya dengan total Rp 450 ribu. Rinciannya, pajak kendaraan sepeda motor sebesar Rp 117 ribu dan sisanya untuk tarif pemesanan plat kendaraan yang menurut petugas Samsat Mempawah didatangkan dari Kota Pontianak.

 “Kata petugas tersebut, ongkir pemesanan plat motor harganya Rp 250 ribu. Hingga total biaya yang saya keluarkan untuk membayar pajak dan plat tersebut Rp 450 ribu. Ketika itu petugas berjanji prosesnya akan selesai dalam waktu dua minggu. Saya pun tak mempersalahkan jumlah biaya asalkan prosesnya cepat,” tutur Sudianto.

Namun, imbuh dia, alih-alih mendapatkan STNK dan plat kendaraan yang baru dalam waktu cepat, justru sudah hampir dua bulan ini proses dokumen kendaraan sepeda motor miliknya tak kunjung selesai. Setiap kali dirinya mendatangi Kantor Samsat, petugas bersangkutan tak pernh berada di kantor.

 “Saya sempat mau protes lantaran ongkir plat dari Pontianak ke Mempawah seharga ratusan ribu. Rasanya memang tidak masuk akal, namun saya tak mau protes agar lebih cepat mendapatkan STNK dan plat baru,” sesalnya.

Karenanya, Sudianto mengaku sangat kecewa dengan lambatnya pelayanan dari Kantor Samsat Mempawah. Padahal, dokumen STNK maupun plat kendaraan sangat penting dalam ketentuan aturan berlalu lintas.

 “Polantas selalu menggaungkan agar pengendara taat terhadap aturan berlalu lintas termasuk kelengkapan dokumen kendaraan. Namun, faktanya proses pelayanan mendapatkan dokumen kendaraan justru lambat,” geramnya mengakhiri.(wah)

Berita Terkait