Oh No, Djokovic Belum Juga Move On

Oh No, Djokovic Belum Juga Move On

  Minggu, 16 Oktober 2016 09:57
Novak Djokovic

Berita Terkait

Ranking Satu Dunia Tumbang di Semifinal Shanghai Masters

SHANGHAI--Nasib sial belum juga mau menjauh dari ranking satu dunia Novak Djokovic. Kemarin di semifinal Shanghai Masters 2016, petenis Serbia itu tersingkir. Dia takluk dari lawannya asal Spanyol Roberto Bautista Agut. Nole-sapaan akrab Djokovic kalah straight set 4-6, 4-6.

Hasil ini sekaligus membuat permainan labil Djokovic dalam tiga bulan terakhir berlanjut. Padahal, petenis 29 tahun itu awalnya membuka musim 2016 dengan apik. Dia mencuri trofi dua grand slam pertama yakni Australia Terbuka dan Prancis Terbuka.

Permainannya mulai tampak menurun ketika tersingkir di babak 32 besar grand slam Wimbledon, Juli lalu. Dia tumbang di tangan petenis Amerika Serikat (AS) Sam Querrey. 

Kelabilan permainan pengumpul 12 titel grand slam itu berlanjut di Olimpiade Rio pada Agustus. Djokovic yang digadang-gadang meraih medali emas malah langsung takluk di babak pertama. Dia kalah atas petenis Argentina Juan Martin del Potro. 

Puasa gelar Djokovic ternyata berlanjut sampai September kemarin. Di final AS Terbuka, juara Australia Terbuka enam kali itu takluk di tangan Stanislas Wawrinka. 

Setelah absen di Tiongkok Terbuka awal bulan ini lantaran cedera siku, Nole berharap bisa mengakhiri puasa gelar di ajang Shanghai Masters ini. Sayang, ternyata belum juga terwujud.

“Di momen-momen penting, dia (Agut, red) lebih konsisten dan solid,” ucap Djokovic mengomentari kekalahannya kemarin dilansir Associated Press. “Secara keseluruhan, dia juga menunjukkan telah menjadi petenis yang lebih baik,” tambahnya.

Agut dan Djokovic sendiri memang telah bertemu enam kali di berbagai ajang. Di lima pertemuan pertama, Djokovic selalu menang. Kini head to head keduanya menjadi 5-1 masih untuk keunggulan Djokovic. 

“Aku tidak pernah membayangkan bisa menutup pertandingan melawan Djokovic dengan cara seperti ini (menang, Red),” ucap Agut usai laga. “Tidak pernah mudah melawan Djokovic. Aku masih ingat, saat pertemuan pertama kami di lapangan, aku sempat berfikir dia pemain yang datang dari planet lain,” tambah petenis 28 tahun tersebut.

Kemenangan ini membuat Agut akan tampil di panggung terbesar sepanjang kariernya. Ini akan menjadi kali pertama petenis ranking 19 dunia tersebut menembus babak final ajang berlevel ATP Masters 1000.

Di partai puncak hari ini, Agus akan mencoba menahan perlawanan dari ranking dua dunia Andy Murray. Murray sendiri di semifinal kemarin menaklukkan petenis Prancis Gilles Simon dua set langsung 6-4, 6-3. (irr)

Berita Terkait