Ogah Mencari Seri

Ogah Mencari Seri

  Minggu, 15 May 2016 10:23

Berita Terkait

SWANSEA – Bagi Swansea City, laga pekan terakhir malam nanti hanya sekadar sarana untuk menggugurkan kewajiban.  Mereka sudah terbebas dari ancaman degradasi.  Sementara, tiket Eropa juga tak bisa lagi diraih.  Nah, karena tak punya misi apa-apa,  Francesco Guidolin pun bisa bebas berkreasi.  Pelatih Swansea itu akan menurunkan Kristoffer Nordfeldt sebagai kiper utama.  Keputusan yang tentu sangat beresiko.  Pasalnya, kiper 26 tahun itu baru sekali ini menjadi starter di Premier League.  

Lawan yang dihadapi juga tak main-main.  Swansea harus meladeni Manchester City, yang tengah mengejar kemenangan untuk mengamankan posisi empat besar.  Ambisi tersebut jelas memaksa City untuk tampil super agresif malam nanti.  

Nah, sanggupkan Nordfeldt menghadang keganasan bomber-bomber City ?  Pertanyaan itu layak diajukan. Pasalnya,  Nordfeldt sudah kebobolan empat gol dalam tiga kali penampilannya di Piala FA dan Piala Liga.  Namun, Nordfeldt berjanji akan menjawab keraguan pendukung Swansea. ''Ini kesempatan terakhir saya pada laga terakhir pula, dan saya akan buktikan kalah saya mampu,'' ucap Nordfeldt kepada  Associated Press. 

Nordfeldt tidak sendirian. Kemungkinan, masih ada empat pemain yang akan dipercaya sebagai starter.  Antara lain, Jordi Amat, Stephen Kingsley, dan Leroy Fer.  Empat pemain ini memang mengoleksi minute play yang minim. Mereka bakal menggantikan penggawa yang selama ini menjadi langganan inti seperti Lukasz Fabianski, Gylfi Sigurdsson, dan kapten Ashley Williams. 

Meski bukan skuad reguler,  Guidolin menegaskan, Swansea akan tetap menyulitkan City.  Sebab, kualitas skuad inti dan cadangan klubnya tidak terlalu jauh. 

''Karena tim kami ini adalah tim yang hebat, dan pemain kami adalah pemain yang hebat pula,'' klaim Guidolin kepada ESPN. Belajar dari pengalaman dua musim lalu yang selalu kebobolan lebih dari tiga gol, di laga ini pun Guidolin meminta defense-nya lebih ketat dalam bertahan. ''Tidak sederhana memang. Di laga ini kami ingin menang lima laga home beruntun,'' lanjutnya. 

Keputusan Guidolin menurunkan pemain pelapis mendapat kecaman Louis van Gaal.  Pelatih United itu menganggap Swansea ingin memuluskan langkah City ke Liga Champions. ''Saya beberapa kali pernah mengistirahatkan pemain utama kami, tapi kami masih bisa menang. Saya harap ini juga terjadi pada Swansea,'' sindir Van Gaal. 

City sendiri, cukup mengincar hasil seri untuk mengamankan posisi empat besar.  Sebab, jika mereka seri dan Manchester United berhasil mengalahkan Bournemouth, duo Manchester itu akan mengoleksi poin sama (66).  Namun, City tetap berhak di posisi keempat karena unggul selisih gol.  ''Masalahnya, kami tak ingin mencari hasil seri. Karena, begitu kami gagal melakukannya (menang),  kami tidak akan mengakhiri musim ini dengan berkelas,'' koar gelandang City, Fernando kepada Manchestereveningnews.  (ren/bas)

Berita Terkait