Nyatakan Perang terhadap Narkoba

Nyatakan Perang terhadap Narkoba

  Selasa, 12 April 2016 09:35
PEMERIKSAAN BARISAN: Pemeriksaan barisan oleh Bupati Martin Rantan, Wakil Bupati Suprapto, Kapolres AKBP Hady Poerwanto, dan Dandim Letkol Inf Saud Edward Tampubolon, dalam apel gabungan anti narkoba di halaman Kantor Bupati Ketapang, kemarin (11/4). ISTIMEWA

Berita Terkait

KETAPANG – Ratusan pegawai negeri sipil (PNS) Ketapang bersama dengan anggota Kodim dan Polres, membuat pernyataan sikap. Mereka siap menolak dan memberantas narkoba di wilayah Kabupaten Ketapang.

Pernyataan itu dituangkan dalam piagam yang ditandatangani sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Drs HM Mansur MSi atas nama PNS Ketapang. Sementara mewakili seluruh anggota Polres, ditandatangani oleh wakil Kepala Polres (Wakapolres) Ketapang, Kompol Muhamad Sahroni Tohir; dan kepala Staf Kodim (Kasdim) 1203 Ketapang, Mayor Inf Sukur Hermanto, atas nama seluruh anggota Kodim. Deklarasi tersebut disampaikan dalam sebuah apel kesiapsiagaan di halaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (11/4).

Bupati Ketapang Martin Rantan SH selaku inspektur upacara mengucapkan terima kasih kepada Kapolres, Dandim, dan jajaran Pemkab Ketapang, karena sudah melaksanakan apel  gabungan tersebut, dalam rangka gerakan anti narkoba. “Kita menjauhi, menghindari, dan menyatakan perang terhadap narkoba di Kabupaten Ketapang,” gugah Bupati.

Ratusan PNS, anggota Kodim, dan anggota Polres yang memegangi spanduk bertuliskan slogan menyatakan untuk menjauhi dan memerangi narkoba, hampir mirip seperti suana perpeloncoan saat memasuki tahun ajaran baru. “Suasana di pagi hari ini (kemarin, Red) bukanlah suasana perpeloncoan, tapi ini kita menyataan perang terhadap narkoba, bahkan narkoba menjadi musuh dunia,” ujar Bupati

Bupati sendiri sebelumnya sudah mendapat pengarahan dari Presiden Joko Widodo. Dari arahan tersebut, dia kemudian segera melakukan koordinasi dengan Kapolres serta Dandim, untuk melaksanakan apel  anti narkoba tersebut.

Diingatkan dia jika Pemerintah Indonesia menyatakan perang terhadap narkoba, demi melihat contoh kasus narkoba yang terjadi baru-baru ini. Dimisalkan dia seperti penangkapan seorang kepala daerah di Sumatera Selatan, yang belum lama dilantik, tapi tertangkap atas kasus narkoba. Bahkan, dia mengungkapkan mengenai keprihatinannya di mana salah satu komandan kodim di Sulawesi, juga ditangkap atas kasus serupa.

Oleh sebab itu, Bupati menegaskan, khusus kepada jajaran Pemkab, dalam waktu tertentu akan melaksanakan tes urine kepada seluruh PNS di lingkungan Pemkab. Bahkan tes urine tersebut, dipastikan dia, juga akan diberlakukan tehadap dia selaku kepala daerah bersama Wakil Bupati. “Meskipun Bupati dan Wakli Bupati sebelumnya sudah melakukan tes urine,” pungkasnya. (afi/ser)

Berita Terkait