Nyatakan atau Jalani Saja?

Nyatakan atau Jalani Saja?

  Sabtu, 6 Agustus 2016 09:38

Berita Terkait

Banyak yang bilang menyatakan cinta kepada orang yang disayang menjadi suatu keharusan. Katanya sih agar lebih dipercaya dan terkesan romantis. Bahkan nggak jarang sampai ada yang rela menyiapkan sesuatu istimewa, baik kado maupun lokasi agar sang pujaan hati merasa spesial. Apakah kamu termasuk salah satunya? But, nggak semua kisah cinta bisa terjalin lewat pernyataan cinta. Ada juga yang menjalani cinta tanpa saling menyatakan. Ibaratnya let it flow gitu, guys! Hayo, jadi bingung kan mau memilih yang mana? Apakah menjalani hubungan tanpa pernyataan? Ataukah menjalani seperti air yang mengalir. Calm down guys, kita tanya sama sobat Z berikut ini.

By: Ghea Lidyaza Safitri

Rhyo Arviola

Mahasiswa STMIK

“Cewek itu butuh kepastian dan status yang jelas. Karena itu aku sebagai cowok yang memiliki rasa cinta kepada doi pasti bakalan menyatakan apa yang aku rasa. Nggak perlu lebay dalam menyatakan cinta, yang terpenting bisa buat terkesima, seperti pengalamanku saat menyatakan cinta pada pacar. Jadi hari itu aku ngajak doi mancing sama-sama, sebelumnya sih udah prepare mengaitkan kertas yang udah ditulis ke mata kail pancingku (beruntung doi belum sadar saat itu, hehe). Nah, mata kail pancingnya ini aku cemplungin ke sungai terus aku ngajak doi ngobrol sambil pura-pura angkat pancingan seakan udah strike, padahal hanya kepingin ngeliat tulisannya ke doi. Hasilnya aku berhasil diterima, senang juga melihat wajah doi yang merah seperti udang rebus. Hingga kini aku mencoba untuk memberikan kenyaman dan membuat pacaran jauh lebih asyik. Sebisa mungkin nggak dibuat kaku. Oh, ya aku juga langsung menggambil tindakan dengan mengunjungi kedua ortunya di daerah, kebetulan pacarku orang daerah. Senang juga bisa diterima baik dan doi pun jadi tambah percaya plus sayang, pokoknya makin lengket, cuy! Itulah mengapa menyatakan cinta itu wajib, yah biar nggak dibilang php dan mencegah aksi tikung menikung juga, sih!”

Afaf Sri Hartini

Mahasiswi Untan

“Menjalani hubungan tanpa proses menyatakan menjadi kesepakatanku bersama pacar. Bagi kami kalau ada kata saling menyatakan untuk memulai (nembak) berarti bakalan ada kata berakhir (putus). Kami berharapnya nggak menggunakan kedua kata itu, apalagi kata putus. Biarlah hubungan ini mengalir seperti air. Kalau ditanya ragu, jika saling percaya dan memahami satu sama lain rasanya bakalan terhindar dari perasaan itu. Bahkan hal itu berhasil kami lalui sampai sekarang di usia hubungan yang menginjak 1 tahun lebih. Menunjukkan rasa sayang ke pasangan meski tak saling menyatakan ya bisa dengan cara saling menjadi penyemangat bagi satu sama lain. Berusaha menjadi teman, sahabat, saudara serta apa yang harus dibutuhkan pasangan satu sama lain. Selama nggak pernah ada masalah mau saling menyatukan atau tidak, yang penting dijalani dan merasa happy. Nggak perlu juga ada jaim-jaiman satu sama lain, karena udah tahu sifat masing-masing seperti apa. Wajar rasanya jika ada yang memilih mau menyatakan atau nggak, toh balik lagi hingga kini hubungannya baik-baik aja. Lagian setiap hubungan punya cerita tersendiri. Aku juga merasa cerita tentang hubunganku ini luar biasa. Yang penting jalani hingga sejauh mana airnya mengalir.”

Berita Terkait