Nyamar Jadi Pembeli, Bandar Shabu Dibekuk

Nyamar Jadi Pembeli, Bandar Shabu Dibekuk

  Kamis, 23 June 2016 10:00
SABU : Pelaku dan barang bukti sabu diamankan polisi. WAHYU/PONTIANAK POST

Berita Terkait

MEMPAWAH - Satuan Narkoba Polres Mempawah sukses membekuk salah seorang bandar shabu di Kota Mempawah, Selasa (21/6) sekitar pukul 13. 30 WIB. Polisi harus menyamar menjadi pembeli barang haram itu, untuk mengungkap praktek perdagangan sabu yang dijalankan pelaku.

Kapolres Mempawah, AKBP Dedi Agustono, S.Ik melalui Kasat Narkoba, AKP Suparjo, SH membenarkan keberhasilan jajarannya mengungkap salah satu jaringan shabu di Kota Mempawah. Suparjo mengungkapkan pelaku bernama, Asep Suryadi bin Dedi Supriyadi, 33 warga Jalan Gusti Muhammad Taufik, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir.

Penangkapan bermula dari laporan masyarakat yang mecurigai gerak-gerik pelaku dikediamannya. Bermodalkan laporan tersebut, polisi pun menyusun siasat untuk memastikan perdagangan shabu-shabu tersebut. Petugas pun menyamar menjadi pembeli sabu kepada pelaku.

Polisi yang menyamar pun berkomunikasi dengan pelaku untuk membeli satu  paket shabu untuk dikonsumsi. Pelaku yang sama sekali tidak menduga dirinya masuk dalam perangkap polisi, lantas mengiyakan dan meminta si polisi mengambil paket shabu tersebut dirumahnya di kawasan Jalan GM Taufik Mempawah.

Si polisi yang menyamar pun mendatangi rumah pelaku sesuai dengan janji yang telah  disepakati. Benar saja, ketika ditemui dikediamannya pelaku sedang mengkonsumsi shabu. Tak mau buruannya kabur, petugas pun lantas melakukan penyergapan. Tak pelak, pelaku tak berkutik dari jeratan hukum.

Meski tidak melakukan perlawanan, namun dalam penggerebekan itu pelaku sempat berniat menghilangkan barang bukti shabu dan bong yang dimilikinya melalui jendela kamar. Namun, polisi sudah lebih sigap mengantisipasi upaya pelaku untuk lepas dari sanksi hukum tersebut. Polisi lantas mengamankan barang bukti dan menggiring pelaku ke Mapolres Mempawah untuk diproses hukum lebih lanjut.

Dari penggerebekan itu, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti kepemilikan shabu. Diantaranya, 1buah kotak kecil yang berisikan 7 paket kristal putih yang diduga shabu, 1 bendel klip plastik kosong, 2 buah bong, 1 buah sendok sabu terbuat dari pipet, uang tunai sebesar Rp 360 ribu dan 3 buah korek api gas.

“Kami menghimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan pengawasan terhadap lingkungannya. Jika melihat adanya praktek mencurigakan yang mengarah pada perdagangan narkotika, segera laporkan kepada petugas setempat. Secepatnya, kami akan melakukan penyelidikan dilapangan,” tutur Suparjo kepada Pontianak Post, Rabu (22/6) di ruang kerjanya sembari menunjukan hasil penggerebekan kasus shabu tersebut.(wah)

Berita Terkait