Nostalgia dengan Tembang Lama

Nostalgia dengan Tembang Lama

  Rabu, 10 Agustus 2016 11:02
Ita Purnamasari. KAPANLAGI

Berita Terkait

KEMUNCULAN sejumlah penyanyi muda di panggung musik tak menghambat perjalanan karir penyanyi Ita Purnamasari di industri musik. Bahkan, disaat usianya mendekati angka kepala lima, istri dari Dwiki Dharmawan ini masih aktif berkarya.

Dan itu dibuktikan dia lewat album terbarunya berjudul 3 dekade. ”Akhirnya kesampaian juga berkarya kembali,” ujar Ita Purnamasari saat ditemui di Hardrock café, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (8/8).
Ita memang tak pernah vakum. Walaupun karya terbarunya tak pernah terdengar sebanyak dulu. Namun, aktivitasnya di panggung off air masih mewarnai perjalanan karirnya. Bahkan ia pun masih aktif dengan beberapa singlenya.  
Tak hanya itu, bersama suaminya, Dwiki Dharmawan, suara merdu perempuan kelahiran Surabaya, 15 juli 1967 mewarnai panggung internasional, salah satunya pentas World Music.  ”Kalau saya vakum itu nggak benar,  alhamdulillah sampai sekarang off air masih cukup banyak terutama di daerah, dan saya buktikan lewat hampir tiap tahun keluarkan single atau album. Ada yang religi dan pop,” katanya.
Seakan ingin membuktikan kembali akan eksistensinya di panggung musik, bersama Warner Music Indonesia, pelantun tembang penari ular itu mengajak penggemarnya bernostalgia dengan meluncurkan kembali album kompilasi berisi 15 hits yang sempat mewarnai perjalanan karirnya. ”Dan di tahun 2016 ini menurut saya momennya pas,” jelasnya.
Deretan lagu yang dikemas dalam album 3 dekade tersebut diantaranya Satu Kata, Sanggupkah Aku, Cintailah Padamu, Lepaskanlah, Biarkanlah, Tiada Yang Seperti Kamu, Bidadari Yang Terluka, Cintaku yang Terakhir, Berikan Cintamu, Cuma Kamu (feat Zaki),  Semakin Sayang Semakin Cinta, Selamat Tinggal Mimpi, Cakrawala Cinta, Rindu Sampai Mati, Swalayan, dan Penari Ular.
”Setelah melewati tiga dekade. Saya harus  luncurkan album 3 dekade yang memuat hits saya, dari Penari Ular sampai single terbaru, single Satu Kata,”paparnya.
Ita Purnamasari sendiri punya alasan mengapa baru merilis album kompilasi menunggu 3 Dekade. Menurutnya, ini adalah momen penting dalam kariernya yang sudah mencapai tiga puluh tahun. ” Kalau sepuluh sampai dua puluh tahun belum terlalu berasa," tuturnya.
Perayaan perilisan album 3 Dekade ini juga akan digelar dalam bentuk showcase di Hard Rock Cafe, Jakarta. Selain itu, Ita Purnamasari juga bakal menggelar konser tunggal di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, pada 30 November 2016 mendatang.
”Baru pertama kali ini lagu-lagu hits Ita Purnamasari dikumpulkan dalam satu album, pendengarnya pun akan diajak untuk bernostalgia," ujar Manager Warner Music Indonesia Toto Widjojo. ”Lagu-lagu Ita Purnamasari enak didengar, disenandungkan dengan nuansa aransemen pop rock atau slow rock,” sambungnya. (ash)

 

Berita Terkait