Nilai ADD Belum Cukup

Nilai ADD Belum Cukup

  Sabtu, 12 December 2015 10:01
PERHITUNGAN: Proses perhitungan pleno di kecamatan masih berlangsung seperti di Kecamatan Sintang. SUTAMI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINTANG-Dana Alokasi Dana Desa (ADD) dinilai belum cukup menutupi kebutuhan pembiayaan pembangunan di desa. Pembenahan infrastruktur jalan salah satu yang butuh biaya besar.“Dana ADD, tidak bisa mengcover semua ruas jalan yang mengalami kerusakan. Sebab,  memperbaiki ruas jalan yang rusak perlu dana yang begitu besar. Sementara dana ADD Desa Garong tahun 2015  hanya kurang lebih Rp300 juta,” kata kepala desa  Garong Kayan Hilir, Sumpak, kemarin.

Menurut dia, masih banyak yang hancur jalan di sana. Karena itu, lanjutnya, perlu bantuan pemerintah dan DPRD Sintang guna memperbaiki jalan. “Kalau mengandalkan dana ADD saya rasa tidak bisa,” ujarnya. Sementara persoalan infrastruktur, lanjutnya, seperti di Desa Garong, Kecamatan Kayan Hilir. Dimana, sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan parah bahkan kondisinya kian memprihatinkan.  
Ia menambahkan, kini dana ADD di Desa Garong sudah diperuntukkan merehab tiga jembatan yang memang kondisinya sangat memprihatinkan. “Ada tiga jembatan yang kita rehab. Jembatan Sungai Garong, Sungai Jetak dan Sungai Keraya,” ungkapnya.

Dalam melakukan rehab ketiga jembatan tersebut, pihaknya mengeluarkan dana ADD sebesar Rp47 juta yang diperuntukaan untuk tiap jembatan. “Jika kita fokuskan ke jalan maka tidak cukup. Makanya di tahun 2015 kita fokuskan ke rehab jembatan dengan kontruksi kayu,” katanya.   Ia menambahkan, pihaknya tidak ada mengambil keuntungan dari pembangunan yang dilakukan. “Kalau anggaran Rp50 hingga Rp60 juta yang digunakan semua untuk membangun atau merehab. Karena kita lebih mengedepankan kepuasan masyarakat,” ujar dia.

Disinggung mengenai tahun anggaran 2016, Sumpak mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Sintang dan DPRD. Pasalnya, untuk memperbaiki kondisi infrastruktur di Desa Garong harus ada campur tangan pemerinatah dan DPRD. “Yang saya pikirkan jalan untuk menuju Sungai Garong ke Sungai Keraya itu sangat sulit,” katanya.  Dia menambahkan, pada 2015 belum ada program pemerintah maupun DPRD yang menyentuh ke Desa Garong. “Tidak ada. Satu pun tidak ada, makanya tahun 2016 nanti kita mau ada program yang menyentuh dan dirasakan langsung masyarakat,” kata dia. (stm)

 

Berita Terkait