Ngomong Harus Hati-hati

Ngomong Harus Hati-hati

  Rabu, 11 May 2016 10:10
AKSI HMI: Mahasiswa yang tergabung dalam HMI Sambas melakukan aksi ke kantor DPRD Kabupaten Sambas. Berita terkait baca juga halaman 17. OZY/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SAMBAS- Protes juga disampaikan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Sambas. Yakni dengan melaporkan pasal penghinaan atau pelecehan yang dilakukan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Thony Saut Situmorang.

“Kita laporkan karena Pasal Penistaan atau pencemaran, dan laporan ini kita minta diteruskan ke Polda Kalbar hingga ke Mabes Polri,” kata  Ketua Harian Presidium Majelis Daerah KAHMI Sambas, Misni Safari SP, Selasa (10/5) kepada wartawan.

Saat melaporkan, pihaknya diterima langsung Kapolres Sambas, AKBP Sunario SIK MH, didampingi jajarannya. “Kita juga lampirkan video, sebagai bukti apa yang dilakukan Saut Situmorang ke pihak Polres Sambas,” kata Misni Safari SP, yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas ini.

Pelaporan ke pihak kepolisian. Sesuai dengan instruksi KAHMI Pusat dan Kalbar. “Memang Saut telah menyampaikan permintaan maaf. Namun untuk proses ke ranah hukum akan terus dilakukan,” katanya. Selain ke jajaran kepolisian, atas kasus ini. KAHMI juga telah menyampaikan kasus ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam kesempatan tersebut, Misni Safari menyebutkan atas kasus ini. Dijadikan pelajaran, bagaimana seorang pejabat negara. Dalam menyampaikan statement, harus berhati-hati. “Pejabat publik akan selalu diperhatikan banyak orang. Sehingga berhati-hatilah jika mengeluarkan statement. Jangan sampai menyinggung atau bahkan melukai orang atau organisasi seperti yang dilakukan Saut Situmorang ini,” katanya. (fah)

Berita Terkait