Ngamar di Losmen, Dua Remaja Diangkut

Ngamar di Losmen, Dua Remaja Diangkut

  Senin, 4 April 2016 09:17
PERIKSA KTP: Petugas kepolisian saat memeriksa kartu identitas pelayan dan pengunjung kafe di kawasan yang disebut masyarakat sekitar sebagai Kolam, dalam Operasi Bersinar, Sabtu (2/4) malam lalu. AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

KETAPANG – Dua pasang muda-mudi diamankan dalam Operasi Bersinar yang digelar Kepolisian Resor (Polres) Ketapang, Sabtu (2/4) malam lalu. Kedua pasangan ini kemudian dibawa ke Mapolres untuk kemudian didata dan diberikan pembinaaan.

Sebanyak 82 personel dari Polres diterjunkan dalam operasi ini, dimulai pukul 09.00 WIB ini. Beberapa lokasi yang dianggap rawan terjadinya tindak kejahatan, baik penyalahgunaan narkoba, minuman keras, senjata api, dan senjata tajam didatangi. Di antaranya tempat hiburan malam di kawasan kompleks Pasar Sentap dan kawasan Kolam.

Dari pantauan Pontianak Post, personel dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok menuju Sentap dan kelompok lainnya yang dipimpin langsung Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Kompol M Sahroni Tohir, menuju ke Kolam. Di lokasi ini petugas langsung memeriksa satu persatu pengunjung kafe.

Saat operasi tersebut berlangsung, beberapa pengunjung kafe juga terlihat melarikan diri menggunakan sepeda motor. Namun, anggota yang mengetahui langsung menutup akses keluar dan memeriksa satu persatu kendaraan yang hendak keluar dari lokasi tersebut. Dari hasil pemeriksaan, tak satu pun ditemukan tidak kejahatan di lokasi itu.

Tidak jauh dari lokasi Kolam, polisi mendapati dua muda-mudi yang sedang berduaan di dalam kamar losmen. Keduanya pun tidak dapat menunjukkan identitas. Mereka kemudian dibawa ke Mapolres untuk selanjutnya didata dan diberikan pembinaan.

Petugas kemudian menuju Terminal Terpadu Payak Kumang. Di lokasi ini terlihat puluhan remaja yang sedang berkumpul. Mereka pun melarikan diri saat polisi datang. Namun, ada satu remaja yang enggan beranjak. Remaja yang enggan menyebutkan namanya tersebut ternyata diketahui sedang mabuk.

Ia pun ditanya dan diminta untuk menunjukkan di mana lokasi penjualan minuman keras yang ia minum. Ia pun menunjukkan lokasi pembelian miras jenis arak yang ia beli di sebuah rumah di Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan. Saat digeledah, tidak ditemukan miras di dalam rumah tersebut. Hanya terdapat bekas kantong arak yang berserakan di sekeliling rumah.

Wakapolres Kompol M Sahroni Tohir menjelaskan jika Operasi Bersinar ini digelar dalam rangka menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan nyaman. "Total ada 82 personel yang kita terjunkan. Operasi cipta kondisi ini dalam rangka pemberantasan narkoba dan tindak kejahatan lainnya," kata Wakapolres usai operasi, kemarin (2/4) malam.

Ia menjelaskan, beberapa tempat yang dianggap berpotensi terjadi tindak kejahatan didatangi seperti, Kolam dan Sentap. "Jika terbukti melakukan tindakan melawan hukum akan diproses sesuai dengan peraturan. Sementara bagi pelanggaran ringan akan didata dan diberikan pembinaan," jelasnya.

Operasi Bersinar ini digelar di semua wilayah kerja Polres Ketapang dengan melibatkan jajaran kepolisian sektor (Polsek). Selain penindakan, pihaknya juga melalukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya penyalahgunaan narkoba. "Kita berharap masyarakat jangan sampai terlibata narkoba. Siapa yang terlibat, kami tindak tegas!" ancamnya. (afi)

Berita Terkait