Nelayan Sulawesi Pakai Konveter Kit Amin BenGas

Nelayan Sulawesi Pakai Konveter Kit Amin BenGas

  Sabtu, 28 November 2015 08:25
BEN GAS: Proses pemasangan konverter kit BenGas di Sulawesi Utara. Amin dan nelayan Kubu Raya turun langsung ke Manado memasang konverter kit tersebut. ANTON BEN GAS FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK - Alat konversi mesin tenaga bensin menjadi elpiji, konverter kit hasil inovasi Amin digunakan di Sulawesi Utara. Pemerintah provinsi itu memesan dan meminta Amin memasang pada 120 mesin perahu nelayan. “Pemasangannya baru selesai pada 21 November lalu,” kata Amin Ben Gas, Jumat (27/11).

Amin Ben Gas adalah nelayan Kubu Raya yang menginovasi konverter kit. Alat ini mengonversi mesin berbahan bakar bensin menjadi elpiji. Biaya operasional nelayan jauh berkurang karena konverter kit ini. Perbandingannya 10-15 liter bensin sama dengan tiga kilogram gas. Jika dengan bensin seharga eceran Rp9.000 dikali 10 liter, berarti nelayan mengeluarkan uang Rp90 ribu. Menggunakan konverter kit Amin Ben Gas biaya itu terpangkas Rp70 ribu lantaran satu tabung gas 3 kilogram harganya hanya Rp18-Rp20 ribu.

Amin merasa bangga inovasinya dapat digunakan oleh banyak nelayan, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup mereka. “Ada kepuasan tersendiri ketika nelayan merasakan manfaat konverter kit ini,” ucapnya.Ada tiga kabupaten/kota memesan konverter kit Amin Ben Gas untuk nelayannya. Yakni Kota Manado, Kabupaten Minahasa Selatan, dan Kabupaten Bolaang Mongondow.

Konverter kit Amin Ben Gas telah melewati beberapa kali pengujian di Pusat Penelitian Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian (Puslit SMTP) LIPI. Hasilnya, konverter kit Amin Ben Gas secara teknis layak dan bisa digunakan. Hal ini juga di dukung dengan telah dikeluarkannya Certificate of Testing dari Puslit SMTP LIPI bekerja sama dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Amin mengatakan ketika di Sulawesi Utara banyak nelayan yang meminta konverter kit buatannya kepada pemprov setempat. Mereka melihat langsung nelayang lain yang menggunakan konverter kit Amin Ben Gas dapat berhemat. “Jika Pemprov Sulawesi Utara memesan lagi kami siap buatkan,” tuturnya.Menurut Amin konverte kit tersebut merupakan hasil dari kearifan lokal. Karena lahirnya konverter kit ini berasal dari keluhan dan permasalahan para nelayan akan sulitnya mendapatkan BBM. Secara teknis Amin mengakui, konverter kitnya sangat aman dan layak digunakan karena sudah memiliki keamanan yang berlapis. Baik di konverternya maupun di regulatornya sudah dipasang pengaman, sehingga kemungkinan terjadi kebocoran sangat kecil. “Konverter kit yang sekarang adalah generasi kesembilan. Dari generasi kegenerasi kami selalu melakukan perbaikan dan penyempurnaan.”

Konverter kit Amin Ben Gas dapat mengangkat taraf hidup dan kesejahteraan nelayan. Menurut Amin, nelayan Indonesia itu pintar, tapi kesempatan belum ada. Dia berharap dengan konverter kit ini dapat menciptakan lapangan kerja baru dengan saling berbagi pengalaman kepada nelayan lainnya. “Saya buktikan, tenaga teknis yang dibawa ke Sulawesi Utara adalah nelayan Kalbar yang sudah memakai konverter kit sejak dari generasi pertama,” paparnya.Konverter kit Amin Ben Gas telah mengantongi sertifikat ISO 9001:2008 134. Tahun ini Amin berharap inovasinya ini dapat mengantongi SNI. “Kemungkinan akhir tahun ini SNI-nya keluar,” harapnya.(hen)

 

Berita Terkait