Nelayan Kecelakaan Terselamatkan, Semalaman Terkatung-katung di Laut

Nelayan Kecelakaan Terselamatkan, Semalaman Terkatung-katung di Laut

  Senin, 8 January 2018 10:00
NELAYAN SELAMAT: Seorang nelayan dari Desa Simpang Tiga, Supriandi (berbaju hijau), berhasil diselamatkan, setelah kapalnya karam di daerah Sepadi, Sabtu (6/1) petang lalu, sekitar pukul 19.00 WIB. ISTIMEWA

Berita Terkait

SUKADANA – Nelayan asal Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir, Ali Aswat, berhasil menyelamatkan nelayan asal Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, kemarin (7/1) pagi. Nelayan yang kemudian diketahui bernama Supriandi tersebut, merupakan warga Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, mengalami kecelakaan setelah kapal yang dikemudikannya karam, Sabtu (6/1) sekitar pukul 19.00 WIB.

Ali Aswat menceritakan jika kondisi Supriandi saat diselamatkannya sudah sedemikian lemah. Menurutnya, semalaman nelayan malang tersebut terapung di laut dengan bertahan di kotak penyimpan ikan berbahan fiber yang dibawanya melaut. "Saat itu kondisinya sudah lemah, pucat tangan kakinya.  Ia tenggelam di daerah Sepadi, terkatung-katung," jelas Ali menceritakan.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang ia himpun, kemungkinan penyebab tenggelamnya kapal Supriandi karena sarat dengan muatan ikan,  ditambah ombak pada malam itu. Apa lagi, dipastikan dia jika kondisi pada saat kejadian di mana perairan Sukadan sedang diterjang ombak cukup besar. "Diperkirakan 16 mil dari Pulau Juante ke tengah korban kita temukan," katanya.

Supriandi sendiri saat ini sedang dalam perawatan di Puskesmas Sukadana untuk mengembalikan kondisinya. Saat ditanya, dia mengaku hanya seorang dirii melaut. Dari cerita dia, ketika kapal yang dikemudikannya dihantam ombak  dan tenggelam, seketika dia menggunakan kotak penyimpan ikan untuk menyelamatkan diri. Dia berinisiatif mengikatkan dirinya pada kotak berbahan fiber dengan tali dan berpegangan hingga ada nelayan yang melintas yang menyelamatkannya keesokan hari.

"Jadi saya saat itu berinisiatif mengikat fiber langsung saya masuk ke situ. Dan saya terombang-ambing," katanya menceritakan dengan kondisi yang lemah. (dan)

Berita Terkait