Nelayan Danau Belum Sejahtera

Nelayan Danau Belum Sejahtera

  Jumat, 14 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Dengan ditetapkannya sejumlah danau sebagai danau lindung, potensi ikan air tawar di bumi uncak kapuas berlimpah. Tapi kesejahtraan nelayan danau masih di bawah garis kemiskinan. Ketika tangkapan berlimpah, harga ikan anjlok. Untuk itu, perlu kehadiran pemerintah agar harga ikan tetap stabil. Dengan membuat berbagi produk berupa industri berbahan baku ikan dari nelayan.

Ketua Danau Sunjung Kecamatan Bunut Hilir Abang Marhaban berharap pemerintah daerah (Pemda) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan nelayan. "Walaupun hasil tangkapan nelayan banyak, jika harga jual ikan murah, nelayan tetap tidak akan sejahtera,"bebernya. Pemda harus mencari cara, agar harga ikan bisa dijual dengan harga tinggi dipasaran agarkesejahteraan nelayan dapatlebih baik.

"Dinas Perikanan dan Disperindagkop mencari cara untuk mendongkrak harga jual ikan ditingkat nelayan agar tetap stabil," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kapuas Hulu Zainudin mengatakan. Ada 23 danau di Kapuas Hulu telah ditetapkan sebagai danau lindung.Dari 23 danau lindung itu dua danau sudah berhasil dengan hasil panen ikan yang berlimpah.

Kedua danau lindung itu kata Zainudin, adalah danau lindung Empangau dan Danau Lindung Keliling Tembang. Menurut dia, perhatian Pemda terhadap sektor perikanan sangat serius. Hal ini dibuktikan dengan bantuan, sosialisasi dan pembinaan yang dilakukan Pemda.

"Banyak bantuan sudah diberikan seperti bibit, pakan, kolam dan lainnya kepada nelayan.Baik di danau mapun di daerah lain," kata dia.

Ketua DPC PKB kapuas Hulu ini menyebutkan, permasalahan saat ini adalah hasil tangkapan nelayan yang berlimpah tidak diimbangi harga yang sesuai. Masyarakat mendapatkan tangkapan dalam jumlah yang banyak, tetapi kesejahteraan mereka tidak meningkat."Percuma walaupun ikan banyak, kalau harga murah, mereka tetap tidak akan sejahtera.Ini yang harus dipikirkan bersama," bebernya.

Zainudin mengatakan, solusi yang harus diambil Pemda adalah mendatangkan investor yang mau berinvestasi di sektor perikanan. Atau melatih nelayan membuat pakan ternak atau lainnya dengan bahan baku ikan. Dengan demikian, harga ikan ditingkat nelayan juga dipastikan akan mengalami kenaikan atau tetap stabil.

“Yang penting harga ikan stabil, supaya nelayan tidak merugi,” ungkapnya.

Mantan anggota DPRD Kapuas Hulu ini menyebutkan, jika ikan sudah diolah dengan berbagai bentuk oleh pabrik. Seperti pakan ikan dan ayam, sosis, kue dan sebagainya, maka akan dapat dijual dengan harga yang tinggi ke tingkat konsumen. Dikatakannya, saat ini Kapuas Hulu sudah kaya akan hasil alam berupa ikan, tetapi Pemda belum mampu mendongkrak harga jual ikan ditingkat nelayan.(aan)

Berita Terkait