Nasi Jakajalar Incaran Pengunjung

Nasi Jakajalar Incaran Pengunjung

  Jumat, 5 Agustus 2016 09:30
JADI INCARAN: Nasi tumpeng nasi jakajalar menjadi incaran pengunjung di Stan Mempawah kemarin. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH– Stan Kabupaten Mempawah sukses mencuri perhatian pengunjung pada kegiatan Gelar Pangan Nusantara II di Rumah Radakng Pontianak, Kamis (7/8). Sajian tumpeng nasi jakajalar dan jajanan pangan lokal dari Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Kabupaten Mempawah menjadi magnet bagi  pengunjung.

 

Kerumunan pengunjung tampak memenuhi stan Kabupaten Mempawah. Pengunjung antusias mencicipi menu beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) yang dipromosikan BKP3 Mempawah. Menu yang kerap menjadi juara di berbagai ajang daerah dan nasional ini memang terbilang unik dan khas. Nasi tumpeng yang ditampilkan tidak terbuat dari beras, melainkan jagung, ubi kayu, dan ubi jalar.

 

Hidangan tumpeng jakajalar ditemani lauk-pauk seperti daging lada hitam, abon ikan tongkol, ayam panggang, telur puyuh, sambal balado, dan tempe bacem. Tiga nampan berisi makanan berat dan penganan lokal tak ayal menjadi “bulan-bulanan” para pengunjung yang tampak bersemangat menikmati olahan makanan tersebut.

Antusias pengunjung di stan Mempawah  diluar perkiraan. Tak sedikit pengunjung yang tidak kebagian piring. Namun, bukan penghalang bagi mereka untuk tetap menikmati sajian nasi jakajalar beseta lauk pauknya. Cukup memakai gelas plastik, makanan pun tetap nikmati untuk dicicipi. Sebagian lainnya langsung mencomot makanan dari nampan. Di antara pengunjung juga terlihat berdiskusi dengan staf BKP3 terkait menu-menu yang disajikan, termasuk mencatat resep-resep dari sejumlah menu.  

“Ini adalah makanan padat gizi yang kita jadikan sebagai salah satu solusi untuk mengurangi konsumsi beras di tingkat rumah tangga,” tutur Rudi Hartono, ahli gizi dari BKP3 Mempawah.

Para pengunjung yang menyambangi stan Mempawah, diantaranya Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Barat, Frederika Cornelis dan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI, Gardjita Budi. Para pejabat daerah dan pusat ini pun tak mau ketinggalan mencicipi makanan yang jarang ditemui di pasaran itu. Tak hanya puas menikmati santapan menu makanan, para pengunjung pun tak lengkap rasanya tanpa mengabadikan gambar di Stan Mempawah.

 “Ini memang kampanye dan promosi kita terhadap pangan lokal yang diarahkan menjadi penggerak ekonomi daerah dan kemandirian pangan. Kita hadirkan di sini menu-menu yang biasa kita tampilkan pada saat mengikuti lomba di berbagai ajang,” terang Kepala BKP3 Kabupaten Mempawah, Ridwan Rusli.

Gelar Pangan Nusantara II di Rumah Radakng Pontianak merupakan ajang nasional yang diikuti 117 peserta. 95 peserta diantaranya berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Beragam kreasi menu makanan dengan ciri khas daerah masing-masing ditampilkan dalam gelaran tersebut.(wah)

Berita Terkait